Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Pilwali // Politik // Video // Walikota

Menapaki Jejak Prestasi Teno Selama Menjabat Plt Walikota Pasuruaan (5) Saat Tangani Covid-19, Teno All Out Turun Lapangan

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
5 Oktober 2020

Raharto Teno Prasetyo

Pasuruan, Pojok Kiri
Masyarakat Kota Pasuruan pastinya tidak asing dengan kesibukan mobil PMK yang digunakan untuk menyemprot disinfektan di jalan raya sejak Covid-19 merebak.


Di atas mobil PMK yang hampir tiap hari lalu lalang, masyarakat Kota Pasuruan pun bisa melihat langsung sosok Raharto Teno Prasetyo yang kala itu menjabat Plt Walikota turun langsung memimpin penyemprotan.

Di tengah terik matahari, Teno rela berkeliling Kota Pasuruan di atas mobil PMK untuk memastikan daerah yang ia pimpin terminimalisir penularan.

Tidak hanya saat siang hari, pada malam hari Teno pun turun langsung ke lapangan untuk membantu petugas penjaga gerbang check point memantau dan memeriksa pengendara yang masuk Kota Pasuruan.

Di lain kesempatan Teno bahkan blusukan ke Alun-alun, toko, dan kafe untuk memastikan masyarakat mematuhi protokoler kesehatan.

Upaya Teno lainnya adalah menyediakan sarana rumah karantina yang lokasinya di Gedung Gradika Bhakti Praja. Teno-pun turun melihat dan memastikan penanganan pasien yang dirawat di dalamnya terpenuhi kebutuhan sehari-harinya.

Semua catatan di atas disampaika  tim Teno saat berbincang dengan Pojok Kiri.

Namun, upaya Teno ini masih saja mendapatkan cibiran yang menilai Teno tidak serius menangani pandemi ini. Dalam sidang-sidang paripurna, rapat dengar pendapat, beberapa grup whatsapp hampir selalu muncul cibiran dan kritik atas upaya yang dilakukan Teno memimpin Pemkot Pasuruan yang dinilai lamban. Hal ini sebagaimana curahan tim Teno saat menyampaikan ke Pojok Kiri,.Senin (05/10).

Baca Juga :  Masuk TPS, Pria Ngembe, Beji Tewas!

“Realitanya Teno tanpa banyak omong membuktikan komitmennya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Pasuruan yang mana sebenarnya kewenangannya terbatas, “kata anggota tim Teno.

“Jabatan Plt Walikota tidak dipahami dan dimaklumi banyak orang. Jabatan Plt yang melekat seolah-olah sama dengan kewenangan kala gelar jabatannya adalah Wali Kota tanpaembel-embel Plt, “tukasnya.

Menurut tim Teno, Cawalikota Pasuruan ini bahkan tidak segan-segan ikut dalam pemakaman pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Teno bersama jajaran perangkat daerahnya kala itu juga lebih menunjukkan simpati dan empatinya atas pandemi yang berlangsung dengan tidak melakukan agenda kerja ke luar kota atau luar provinsi. (*)

Sudah dibaca : 122 Kali
 







Berkomentarlah yang baik. Apa yang anda sampaikan dalam komentar adalah tanggungjawab anda sendiri