Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Kantor pos

Kantor Pos Pasuruan Tak Dapat Dipercaya

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Agustus 26, 2020
Saat tim serikat bertemu Sukindro, manager operasional kantor pos Pasuruan

Pasuruan, Pojok Kiri
Kantor Pos Pasuruan tak dapat dipercaya. Hal ini sebagaimana disampaikan Wakil ketua DPC F Lomenik Kabupaten Pasuruan, Yoyok saat mendatangi Kantor Pos Pemeriksa yang terletak di sebelah alun-alun Kota Pasuruan Rabu (26/08)

Kenapa tidak dapat dipercaya? Menurut Yoyok didampingi timnya, Yahya serta anggota lain, kantor Pos Pasuruan telah melakukan tindakan tidak terpuji yang berakibat merugikan serikat pekerja.

Tindakan tidak terpuji yang dilakukan kantor pos Pasuruan adalah tidak mengirimkan surat dari Disnaker tepat waktu. Padahal surat itu adalah surat panggilan terkait sengketa kerja.

“Kami sedang melakukan gugatan terhadap PT. Global link Logistik, Pleret, yang memberlakukan pekerjanya semena-mena. Gugatan itu sudah kami layangkan ke Disnaker, “tukas Yoyok.

Pasca gugatan itu lanjut Yoyok, ada penjadwalan pertemuan di Disnaker.

“Oleh Disnaker kami dikirimi surat melalui kantor pos untuk dipertemukan dengan perusahaan melalui surat tertanggal 20 Juli 2020, “terang Yoyok.

Namun surat Bulan Juli itu menurut dia tak  sampai ke tangannya  dan serikat, hingga kemudian menurut Disnaker mereka dikirimi surat ke Dua tertanggal 8 Agustus 2020.

“Lagi-lagi surat Ke Dua ini tidak sampai, padahal surat itu sangat penting karena menyangkut sengketa buruh, “ucap Yoyok.

Karena saat diundang Disnaker serikat tak datang, maka Disnaker kembali mengirim surat tertanggal 18 Agustus untuk mengikuti pertemuan tanggal 25 Agustus.

Baca Juga :  Jaranan Di Tosari Abaikan Protokol Kesehatan, Kades Berususan Dengan Polisi

“Surat yang ke Tiga ini juga tidak sampai hingga tanggal pertemuan terlampaui. Surat kemudian kami terima pada tanggal 25 Agustus berserta surat pertama dan kedua, ini kan ngawur, “kata Yoyok geram.

Rabu siang (26/08), Yoyok bersama tim lalu mendatangi kantor pos untuk mempertanyakan kasus tersebut.

Di kantor pos mereka ditemui oleh Sukindro, manager operasi.

Kepada serikat, Sukindro berasalan saat ini pihak kurir sudah dipindah ke Rembang.

“Kami mengaku salah, masalah ini segera kami rapatkan dengan pimpinan, kami minta maaf, “kata Sukindro.

Namun pihak serikat tak terima begitu saja. Menurut Yoyok, pihaknya akan mengambil langkah hukum melalui LBH KSBSI Jatim, karena sudah dirugikan oleh PT Pos Indonesia. (Lis)

Sudah dibaca : 741 Kali