Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Desa // rumah tangga

Takut Kelakuan Buruknya Nyebar, Karyono Perangkat Desa Gununggangsir Cegat Loper Koran

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
25 Agustus 2020

Koran Pojok Kiri Halaman 9, Pasuruan-Probolinggo, inzet; Karyono

Pasuruan, Pojok Kiri
Karyono (42) perangkat Desa Gununggangsir yang ‘mata keranjang’ takut kelakuan buruknya menyebar di lingkungan desanya. Terbukti, pagi ini, Selasa (25/08) sekira pukul 06.00 WIB, tim loper koran Pojok Kiri asal Sidoarjo dibawah koordinasi Edy yang ingin berjualan koran dicegat oleh Karyono di sebuah warung di kawasan Desa Gununggangsir.

“Saya dicegat pas di warung, itu pak Karyono minta koran tidak dijual. Lah kalo tidak dijual saya kan rugi, akhirnya saya suruh beli koran semuanya, “kata Edy.

Mendapat permintaan loper tersebut, Karyono mau. Akhirmya ratusan koran diborong semua oleh Karyono.

Terpisah, Karyono yang dalam pemberitaan Pojok Kiri terpampamg sebagai perangkat desa ‘matakeranjang’ sebagaimana cerita dari Baitul Mustaqim (25) yang istrinya menjadi korban rayuan tak menampik soal pembelian koran tersebut.

Tumpukan koran Pojok Kiri

“Iya mas saya beli, maaf ini saya baru bangun tidur, nanti ya saya hubungi lagi, “kata Karyono saat ditelpon wartawan Pojok Kiri sambil menutup saluran telponnya.

Karyono tidak tahu jika tim loper koran tidak hanya satu. Ada tim lain yang juga meluncur untuk berjualan karena beritanya menurut loper sangat bagus.

Perlu diketahui, Koran Pojok Kiri edisi hari ini, Selasa, 25 Agustus 2020 muncul berita ‘Perangkat Desa Gunung Gangsir Mata Keranjang!!! Istri Warga Sendiri Diselingkuhi?’. Berita itu terpampang di halaman 9 Pasuruan-Pronolinggo.

Baca Juga :  Kades Kejapanan Terima Uang Rp. 25 Juta Dari PT Hadeka? Hasil Sewakan Tanah Orang!!

Inti berita itu terkait seorang perangkat Desa Gununggangsir bernama Karyono yang harus menghadapi masalah karena ulahnya yang menyelingkuihi warganya sendiri. (Lis)

Sudah dibaca : 1285 Kali