Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Desa // Pemerintahan // Sungai

Pak Bupati, Kali Werati Kayak “Peceren” Bau Busuk, Sarang Nyamuk, Tengok Dong Sesekali

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Juli 23, 2020
Anak kali werati yang berubah jadi ‘peceren’

Pasuruan, Pojok Kiri
Kali werati ikut Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Berantas Propinsi Jawa Timur, bukan tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Pasuruan untuk normalisasinya. Itu yang terdengar Pojok Kiri usai menulis ‘Sungai Werati Bau Busuk’.

Memang secara kewenangan adalah di BBWS. Akan tetapi Kali Werati membentang di wilayah Kabupaten Pasuruan yang notabene jika ada masalah imbasnya adalah warga Kabupaten Pasuruan.

Anak kali werati yang berubah jadi ‘peceren’

Saat ini masalahnya adalah Kali Werati menjadi tempat pembuangan limbah banyak pabrik. Lalu apakah Pemkab Pasuruan tidak berani bertindak dengan alasan tak punya kewenangan. Tentu sangat konyol.

Fakta di lapangan tak dapat dipungkiri, Kali Werati mulai Gempol hingga Bangil saat ini kondisinya rusak dan airnya bau busuk. Lantas kenapa Pemkab Pasuruan diam saja. Malas ngurusi atau bagaimana.

Anak kali werati yang berubah jadi ‘peceren’

Apalagi anak sungai Kali Werati yang mengitari Desa Tambakan dan Kelurahan Kalianyar. Kondisinya ‘Masyaallah’ bak comberan dengan bau busuk menyengat serta menjadi sarang nyamuk. Kenapa demikian? Airnya mengalir saja tidak.

Begini kok Kabupaten Pasuruan selalu dapat penghargaan Adipura, Ah malu-maluin saja. Pak Bupati, Ayo donk tengok sesekali. (Sulistiawan)

Sudah dibaca : 458 Kali