Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // PlN

Awas Petugas PLN Abal-Abal Gentayangan!! Silahkan Proses Hukum Jika Ngaku-Ngaku, Itu Kata Manager Pemasaran Dan Pelayanan Pelanggan PLN Pasuruan, Didik

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Juli 13, 2020
Manager Pemasaran Dan Pelayanan Pelanggan PLN Pasuruan, Didik

Pasuruan, Pojok Kiri
Didik, manager pemasaran dan pelayanan pelanggan PLN Pasuruan mengaku kaget dengan adanya berita petugas PLN yang menuduh pelanggan 450 watt IDPEL 513500130807 kawasan Jl. Brigjend Katamso, Gang Balokan, Trajeng, Kota Pasuruan nunggak 3 bulan. Padahal program pemerintah jelas menggratiskan hingga September 2020 akibat pandemi Corona.

Ditemui Pojok Kiri di kantornya, Senin (13/07), Didik yang kemudian melakukan perintah mengecekan lapangan ke timnya mendapat laporan bahwa ternyata petugas PLN yang datang pada Jum’at (10/07) sekira pukul 09.30 WIB adalah petugas abal-abal alias bukan orang PLN.

“Sudah kami lakukan cek lapangan, ternyata tidak ada petugas kami yang datang pada hari Jum’at itu. Dia bukan orang PLN, ada orang lain yang memanfaatkan situasi untuk menipu warga, silahkan proses hukum jika didapati kembali kejadian yang sama, “ujar Didik.

Sementara itu, untuk pelanggan dengan IDPEL 513500130807 sebagaimana data yang ada di PLN memang sudah dibayar oleh pemerintah dan tidak ada tunggakan.

“Setelah saya cek, memang tidak ada tunggakan, “tukasnya.

Sebagaimana diketahui, Hasyim (50) Warga Gang Balokan, Jl. Brigjend Katamso, Kelurahan Trajeng, Kota Pasuruan didatangi petugas ngaku dari PLN di rumahnya pada Jum’at pagi (10/07) sekira pukul 09.30 WIB. Petugas itu memarahinya karena dianggap belum bayar tagihan listrik selama 3 bulan.

Kepada Hasyim, petugas berbadan agak gemuk pendek yang tidak diketahui nemanya itu meminta agar Hasyim membayar tunggakan selama 3 bulan itu ke dirinya. Namun Hasyim belum membayar dengan alasan tidak ada uang.

Baca Juga :  Saya Yang Dimaksud Orang Nasdem, Dan Masalah Penebangan Pohon Di Keceling Oleh PLN Belum Selesai, Itu Kata Anjar *Sang Manager Ancam Bawa Masalah Ini Ke Kejaksaan Dan Polri

Hasyim menjadi bingung. Sebab sekitar 3 bulan yang lalu saat membayar di Kantor Pos, ia sempat diberitahu petugas nahwa PLN di rumahnya gratis atas program Corona yang diluncurkan pemerintah. (Lis)

Sudah dibaca : 380 Kali