Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Politik

Ayi Suhaya Teriak Lawan Penggiringan Calon Tunggal Di Tengah Diskusi Pemburu Kursi Walikota

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Juli 5, 2020
Ayi Suhaya

Pasuruan, Pojok Kiri
Kopi darat (Kopdar) Ke 6 yang digelar oleh group Whatsapp ‘Padang Howo’ di Resto Valencia, Pasuruan, Sabtu (04/07) menjadi ajang cerita, paparan teori, bahkan curhat para pemburu kursi Walikota Pasuruan.

Kopdar yang digadang akan sangat menarik karena mengambil tema “Diskusi Memilih Pepimpin Berkualitas Secara Demokratis” menjadi hal mengecewakan karena tak disuguhkan dengan bagus oleh sang moderator.

Catatan Pojok Kiri saat hadir dalam acara tersebut, yang ada tak lebih sekedar pidato para perebut kursi dan undangan nara sumber lain yang tak ada kesan diskusi. Bahkan acara diskusi itu terasa bagai kampanye untuk menonjolkan diri sendiri.

Namun demikian, ada satu pemburu kursi Walikota Pasuruan yang cukup menarik untuk dilirik. Ia adalah Ayi Suhaya.

Dari sekian banyak nara sumber, Ayi Suhaya dalam pidatonya dengan lantang menyebut, perebutan kursi Walikota Pasuruan kali ini ada indikasi mengarah kepada pasangan tunggal. Catatan Ayi Suhaya, partai-partai sepertinya akan digiring untuk merekom satu pasangan calon yang akan melawan bumbung kosong.

Saat Kopdar berlangsung

“Jika ini terjadi, saya orang pertama yang akan melawan! Partai harus lebih berfikir cerdas karena masih banyak anak bangsa yang berkualitas, amanah dan punya pemikiran maju membangun Kota Pasuruan layak untuk diusung. Jika arahnya hanya calon tunggal, yang terjadi pemimpin akan menjadi otoriter, semena-mena karena merasa kuat tak ada lawan. Untuk itu, saya orang pertama yang akan melakukan perlawanan jika ini terjadi, “teriak Ayi Suhaya lantang di hadapan ratusan tamu yang hadir.

Baca Juga :  15 Ribu VS 6 Ribu, Siapa Yang Layak Jadi Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan

Di kesempatan yang sama, Ayi Suhaya juga menyinggung partai-partai yang hingga kini belum memberikan kejelasan soal rekomendasi.

“Padahal tahapan mulai pengambilan berkas, penyerahan serta fit and proper test sudah dilaksanakan jauh hari, kenapa sampai sekarang belum ada kejelasan, “selorohnya.

Lepas dari itu, Kopdar Padang Howo cukup menjadi daya tarik sejumlah kalangan. Sejumlah pemburu kursi Walikota Pasuruan tampak hadir, seperti Akhmad Anshori, Suci Mardiko, Gus Awik, Ismail Nachu, Boedi Widayat, Pudjo Basuki, Mardjono, Abdullah Junaedi, serta Ayi Suhaya. Kegiatan tersebut juga dihadiri sejumlah ormas dan tokoh masyarakat. (Lis)

Sudah dibaca : 548 Kali