Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//DPRD

Seteru Anggota Fraksi PKB VS BK, Suhu Poltik Antar Fraksi Di DPRD Kabupaten Pasuruan Memanas!!!

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
2 Juli 2020

Ketua BK, Soleh

Pasuruan, Pojok Kiri
Perlawanan Agus Suyanto anggota DPRD Kabupaten Pasuruan yang kini menggandeng penasehat hukum Suryono Pane terkait rekomendasi Badan Kehormatan (BK) yang memberikan tegoran keras atas dirinya karena disebut terbukti ikut dalam pengadaan masker Covid-19 disikapi BK dengan menggelar jumpa pers di ruang gabungan kantor DPRD Kabupaten Pasuruan, Rabu (01/07) sekira pukul 13. 30 WIB.


Dalam jumpa pers yang diikuti oleh puluhan wartawan, tampak hadir Wakil Ketua DPRD Andre Wahyudi, Ketua Komisi 2 Joko Cahyono, Ketua Komisi 1 Doktor Kasiman, Ketua Komisi 3 Syaifullah Damanhuri, Serta ketua BK Soleh dan para anggota.

Catatan untuk ditarik ke belakang, perlawanan yang dilakukan oleh Agus Suyanto yang merupakan anggota Fraksi PKB ini terdorong karena munculnya Dua berkas berbeda atas putusan dirinya. Dalam satu berkas yang release atau publikasi ke media, ada catatan rekom tegoran keras atas dirinya. Akan tetapi di berkas dengan lebel laporan, catatan itu tidak ada.

Saat jumpa pers yang dilakukan oleh BK

Dorongan lain dikatakan Agus saat menyampaikan kepada wartawan di kantor Suryono Pane, Rabu(01/07). Menurutnya, dalam catatan laporan BK, ada tulisan bahwa laporan atas dirinya kepada pimpinan DPRD tidak disampaikan ke media. Nyatanya BK malah merelease dengan sengaja.

Saat ini perlawanan terhadap BK sudah dilakukan oleh Agus Suyanto. Sementara dalam jumpa pers yang dilakukan BK siang kemarin, ada jawaban bahwa pada dasarnya berkas itu satu. Hanya saat disampaikan ke media sedikit ada tambahan sebagai penegasan saja. Hal ini sebagaimana disampaikan Soleh sang ketua BK.

Baca Juga :  Heran??? Sekelas Kantor Dewan Tak Mampu Bayar Internet?

Sementara terkait BK yang menyampaikan ke media, Soleh berdalih bahwa langkah yang dilakukan BK sudah sepengetahuan dan mendapat persetujuan pimpinan DPRD.

Lepas dari segala hal teknis dan saling mencari benar antara Agus Suyanto dan BK, ada kasak kusuk menarik di balik kasus ini. Terdengar kabar bahwa ada skeneraio politik fraksi-fraksi di DPRD untuk “membully” Fraksi PKB. Bahkan disebut ada aktor yang sengaja menciptakan suasana menjadi panas. Apa benar demikian?

Soleh sang ketua BK saat ditanya hal itu membantah. Menurutnya, meski berbeda fraksi atau partai, dengan lebel anggota DPRD atribut itu dilepas.

“Tidak ada itu, kami semua di dalam gedung DPRD ini adalah sama-sama wakil rakyat, dalam bekerja, kami melepas atribut itu, kami semua satu keluarga, yakni anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, “ucapnya. (Lis)

Sudah dibaca : 285 Kali
 







Berkomentarlah yang baik. Apa yang anda sampaikan dalam komentar adalah tanggungjawab anda sendiri