Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Desa // Pertanian

Derita Petani Mangga Kabupaten Pasuruan Akibat Rontoknya Bunga (2) #Tak Pernah Ada Bantuan Dari Pemerintah

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Juni 26, 2020
Sang pedagang yang terus mengupayakan mangga

Pasuruan, Pojok Kiri
Saat ini petani mangga Kabupaten Pasuruan, khususnya kawasan Rembang terus berjuang agar dalam panen bunga ke 3 yang diperkirakan bersemi pada Juli dan bisa dipanen sekitar Bulan Agustus hingga September nanti bisa dirasakan hasilnya.

Namun Dua kali panen gagal pada bunga Pertama dan ke Dua telah memaksa para petani memutar otak lebih keras dalam merawat pohon mangganya. Sebab uang yang dimiliki untuk merawat mangga sudah habis.

Untuk perawatan mangga mulai pemupukan, perangsang buah, penyemprotan daun dan bunga kini harus diupayakan dengan cara menghutang.

“Persoalannya di biaya. Jangankan untuk perawatan, untuk makan saja susah. Tapi bagaimana lagi, hidup kami dari hasil mangga, jadi kami tetap mengupayakan agar panen bunga ke 3 nanti bagus. Jalan satu-satunya ya hutang, “kata Riyan petani mangga asal Rombo Wetan.

Catatan lebih menyedihkan disampaikan pria yang harus menopang banyak petani mangga karena ia sebagai koordinator pertanian mangga. Dimana meski panen hancur, hingga saat ini belum ada bantuan pemerintah dalam bentuk apapun.

“Tidak ada bantuan sama sekali, kami mengupayakan pupuk dan kebutuhan lain sendiri, “ucapnya.

Sementara itu, Riyan yang juga seorang pedagang mangga mengaku terus mendapat banyak pesanan. Sayangnya ia tak mampu menyediakan mangga yang diharapkan.

Namun agar pelanggan tak lari, ia terus berupaya mencari, meski harus diambilkan dari Kabupaten lain. (Lis- bersambung)

Baca Juga :  Kualitas  Buruk Tak Genap 1 Tahun Buyar, Ini Cerita Jalan Di Sumber Dawesari, Grati
Sudah dibaca : 198 Kali