Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Desa // Pertanian

Derita Petani Mangga Kabupaten Pasuruan Akibat Rontoknya Bunga (1) #Dua Kali Panen Yang Didapat Hanya Air Mata

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Juni 25, 2020
Petani saat memetik buah mangga yang sedikit berbuah

Pasuruan, Pojok Kiri
Petani mangga kawasan Oro-Oro Ombo Wetan, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan saat ini sedang merasakan kesedihan mendalam. Pasalnya, mangga yang digadang untuk bisa menopang hidup dengan harapan panen melimpah ternyata gagal total.

Selama Dua kali masa berbunga, semuanya gagal. Bunga yang diharap jadi buah mengalami kerontokan dan tak ada buah yang bisa dipetik.

Riyan warga Oro-Oro Ombo Wetan yang merupakan koordinator petani mangga wilayah itu menyampaikan jeritan hatinya saat ditemui Pojok Kiri, Kamis (25/06).

Menurut Riyan yang juga seorang pedagang manngga dengan lebel Riyan Manggo, petani mangga wilayahnya biasa mengupayakan panen selama 3 kali dalam satu tahun. Yang pertama adalah panen masa berbunga Bulan Februari, lalu Kedua Bulan April, dan Ke Tiga masa berbunga Bulan Juli hingga Agustus.

Untuk masa berbunga Bulan Februari dan April itu adalah bunga rangsangan atau obsession dengan menggunakan teknologi Early Flowering Technology (EFT).

Tahun-tahun sebelumnya, teknologi ini mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan menjadi fenonenal dengan hasil mangga melimpah yang dikenal dengan mangga gadung klonal 21 atau mangga alpukat.

Namun tahun ini sangat berbeda. Para petani jangankan mengharumkan Kabupaten Pasuruan. Untuk beli pupuk, obat perangsang bunga bahkan untuk makan saja susah. Sebab pada masa berbunga bulan Februari tak ada hasil yang dinikmati karena bunga mangga rusak.

Baca Juga :  Derita Petani Mangga Kabupaten Pasuruan Akibat Rontoknya Bunga (3) Tak Ada Lagi Masak Pohon, Demi Kebutuhan Hidup Mangga Dipetik Lebih Awal

Saat ini petani mulai memetik masa berbunga bulan April. Harapannya tentu saja untuk bisa menutup rugi masa panen sebelumnya. Namun fakta berkata lain. Petani kembali harus menelan ludah karena hanya sebagian kecil saja bunga mangga yang berlanjut jadi buah. (Lis-bersambung)

Sudah dibaca : 435 Kali