Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Desa

Desa Masih Menyulitkan Warganya Dengan Menutup Jalan, Salah Satunya Terlihat Di Karangjati, Pandaan

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
9 Juni 2020

Jalan kampung yang ditutup di Karangjati

Pasuruan, Pojok Kiri
New normal atas pandemik corona kini sedang digalakkan pemerintah untuk memperbaiki kembali ekonomi yang terpuruk. Sejumlah kawasan keramaian seperti pasar, mall, warung-warung kopi, bahkan tempat wisata kini sudah buka normal seperti sebelumnya dengan ketentuan tetap melaksanakan protokol kesehatan.


Namun pemandangan menakutkan justru terlihat di desa maupun kelurahan. Kawasan tempat tinggal warga ini justru masih terpuruk dalam ketakutan berlebihan hingga terus menerapkan kebijakan menutup jalan kampung dengan kebijakan warga wajib taat.

Salah satu desa yang hingga saat ini masih memberlakukan penutupan jalan adalah Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Di desa ini tepatnya Dusun Jetak dibuat keputusan penutupan jalan yang tidak boleh di tawar. Dalihnya merupakan instruksi Bupati, disetujui Camat dan Kades. Catatan ini disampaikan oleh sejumlah warga Katangjati yang namanya minta tidak disebut, Selasa (09/06).

Jalan kampung yang ditutup di Karangjati

Penutupan jalan yang dilakukan mulai pukul 21.00 hingga 05.00 WIB ini tentu saja membuat warga resah. Pasalnya, sebagian warga ada yang mencari rejeki pada malam hari, seperti berjualan nasi goreng dan sejenisnya.

Saat mereka pulang dini hari, para pedagang yang menggunakan gerobak ini harus mencari jalan masuk alternatif cukup jauh dengan berjalan kaki. Kasihan tentunya, apalagi para pedagang didominasi warga yang sudah”>pedagang didominasi warga yang sudah berusia tak muda.

Keputusan penutupan jalan ini menurut warga setempat tak bisa dibantah. Siapa saja yang menolak keputusan tersebut menurut mereka mendapat ancaman jasadnya tidak boleh dimakamkan di makam desa jika meninggal.

Baca Juga :  Kampung Pia Kejapanan Gempol Bermasalah? (4) #Surat Panggilan Sudah Dikirim, Besok Kades Kejapanan, Ketua BPD, Investor Dan Plt Camat Diminta Menghadap Satpol PP

Sejauh ini belum ada konfirmasi dari Kades”>ada konfirmasi dari Kades, Camat, maupun Bupati Pasuruan. Akan tetapi fakta di lapangan cukup menjadi bukti bahwa adanya ribut corona ini justru sangat menyengsarakan warga di tingkat desa karena kebijakan yang berlebihan. (Kri)

Sudah dibaca : 2245 Kali
 







Berkomentarlah yang baik. Apa yang anda sampaikan dalam komentar adalah tanggungjawab anda sendiri