Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Bisnis // Kejaksaan // UKM

Bikin Wadah Baru Buat IKM dan UKM, Sejumlah Pengusaha Kecil Kabupaten Pasuruan Minta Restu Kajari

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
5 Juni 2020

Symbolik saat permintaan restu nama pengurus Organisasi Cendana Ke Kajari

Pasuruan, Pojok Kiri
Saat ini di Kabupaten Pasuruan ada Dua wadah besar untuk IKM dan UKM. Ada Himpunan Asosiasi IKM/UKM (HIAS) dan ada Pusat Strategi dan Layanan Ekonomi Masyarakat yang disingkat Satria Emas yang dibentuk oleh Pemkab Pasuruan.

Namun meski sudah ada Dua wadah besar, ternyata tak semua IKM dan UKM masuk di dalamnya. Ada alasan kuat kenapa mereka tak masuk dalam organisasi binaan Pemkab tersebut.

Pengadaan masker di tengah wabah corona baru-baru ini membuat para IKM dan UKM yang di luar HIAS dan Satria Emas gusar. Mereka yang memgadu rejeki lewat jutaan masker itu merasa tidak dianggap alias disepelekan dengan tak diberi jatah adil sebagaimana yang diterima para IKM dan UKM yang tergabung di HIAS maupun Satria Emas.

Bahkan menurut salah satu pengusaha kecil asal Bangil, Henri, ada hasil masker IKM di luar Dua organisasi itu yang tidak diterima oleh Pemkab Pasuruan meski sudah berlogo. Menurut Henri, saat ini maskernya numpuk sekitar 10 ribu pieces (pcs).

“Kami merasa dimarginalkan, yang diutamakan hanya HIAS dan Satria Emas, “ungkap Henri.

Fakta yang menyakitkan ini membuat sejumlah pengusaha kecil bergerak. Mereka lalu sepakat membuat wadah sendiri.

Digagas H. Mustain, Henri, Muslimin si raja kapling, Sugito yang seorang aktivis, serta Mustofa, mereka lalu membuat organisasi IKM/UKM dengan nama Cendana.

Baca Juga :  Sidang Secara Online Hari Ini Perdana Dilaksanakan Di PN Bangil

Meski belum resmi atau masih gagasan, organisasi IKM dan UKM Cendana sudah mengantongi sekitar 130 anggota.

Jum’at pagi (05/06), para penggagas organiasi Cendana ini bergerak mencari dukungan. Salah satunya ke Kajari Kabupaten Pasuruan, Ramdhanu Dwiyantoro.

Sang Kajari welcome. Para penggagas ditemui dan diberi arahan. Bahkan Kajari memberi restu, sepanjang organisasi yang mereka bentuk bertujuan positif.

“Saya restui dan siap saya dampingi. Asal tujuannya positif dan angotanya kompak. Jangan sampai setelah dibentuk pengurus malah jalan sendiri-sendiiri, “ucapnya.

Sementara itu, untuk kepengurusan organisasi IKM dan UKM Cendana ini sebagaimana dikatakan Henri sudah terbentuk. Untuk ketua dipegang H. Mustain, Wakil Ketua Mustofa, Sekretaris Henri, Bendahara Muslimin raja kapling, dan Humas Sugito. (Lis)

Sudah dibaca : 425 Kali