Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pendidikan

Pendaftaran SMA Dan SMK Kabupaten Pasuruan Tahun 2020 Dimulai 8 Juni, Nilai Raport Jadi Acuan Utama, Aturan Zona Domisili Terdekat Sudah Tak Berlaku

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Mei 17, 2020
Ketua MKKS SMA Kabupaten Pasuruan, Dwi Cahyo Setiyono

Pasuruan, Pojok Kiri
Meski masih di tengah wabah virus corona, kelanjutan pendidikan juga harus tetap dipikirkan. Dalam hal ini Pojok Kiri menggarisbawahi terkait program Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di tingkat sekolah lanjutan atas, baik SMA maupun SMK.

Dalam.catatan Pojok Kiri sebagaimana disampaikan oleh Ketua MKKS SMA Kabupaten Pasuruan, Dwi Cahyo Setiyono, Minggu (17/05). Mengingat adanya wabah corona yang meniadakan Ujian Nasional (UN), maka untuk acuan nilai yang digunakan masuk SMA atau SMK saat ini adalah nilai raport dari semester 1-5.

Nilai raport ini menurut Dwi menempati prosentasi 70. Sedang yang 30 persen adalah indek nilai ujian nasional sekolah tahun lalu.

Namun demikian, para lulusan SMP yang mendaftar ke sekolah menengah tidak harus membawa raport semester 1 hingga 5 saat proses pendaftaran. Sebab nilai raport masing-masing siswa secara teknis akan dilakukan mekanisme verifikasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, yang nantinya muncul nilai utuh sebagai ganti nilai UN. Nilai itulah yang digunakan untuk mendaftar.

“Saat ini proses veriifikasi nilai sedang dilakukan. Pihak sekolah SMP mencatat semua nilai raport masing-masing siswa lalu disetor ke Dispendik Provinsi. Setelah itu akan turun nilai yang sudah dihitung oleh Dispendik Provinsi. Nilai itu nanti yang digunakan untuk syarat mendaftar sebagai ganti dari nilai UN, “terang Dwi.

Lepas dari itu, catatan lain adalah terkait zona. Tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Jika tahun lalu diterapkan zona domisili terdekat dari sekolah SMA atau SMK, tahun ini menurut Dwi, untuk SMA zonanya adalah satu kabupaten atau kota.

Baca Juga :  Wakil Ketua Komisi 4 DPRD Sebut Tulisan Tak Senonoh Di Demo Siswa SMKN 1 Rembang Ide Siswa Sendiri #11 Hari Berlalu, 'Bola' Masih Panas

“Saat ini ditentukan satu zona saja, untuk SMA Kabupaten Pasuruan misalnya, zonanya ya satu kabupaten. Jadi tidak dibatasi zona domisili terdekat seperti tahun lalu, “tukas Dwi.

Sementara untuk SMK menurut Dwi, zonanya lebih luas. Tahun ini zona SMK adalah se Jawa Timur. Jadi misal ada siswa asal Pasuruan yang ingin sekolah di Pacitan atau Trenggalek atau Kabupaten lain sepanjang masih Jawa Timur menurut Dwi diperbolehkan. (Lis)

Sudah dibaca : 130 Kali