Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pemerintahan

Ditunggu Banyak OPD, Anggaran Bagi Hasil Cukai Masih ‘Ndekem’ Di Bagian Perekonomian

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Mei 10, 2020
Kabag Perekonomian Heru Widarto

Pasuruan, Pojok Kiri
Dana bagi hasil cukai dan tembakau (DBHCT) yang setiap tahun diterima Pemkab Pasuruan dan dimanfaatkan untuk pembiayaan banyak hal penting hingga saat ini masih buntu pencairannya. Pasalnya, anggaran yang konon mencapai Rp. 170 hingga  Rp.180 milyar tersebut saat ini masih mandeg di tingkat Bagian Perekonomian selaku koordinator pembagian.

Informasi didapat dari Bagian Keuangan, sebagaimana disampaikan Kadisnya Luly Noermadiono, Jum’at (08/05), untuk DBHCT memang belum bisa dicairkan karena masih proses verifikasi dan penyesuaian anggaran pasca ada pemotongan 50 persen untuk kebutuhan Covid-19.

“Dana dari cukai masih diverifikasi oleh Bagian perekonomian, termasuk ada proses penyesuaian karena ada pemotongan 50 persen untuk Covid-19. Di Proses penyesuaian yang dlakukan terkait OPD mana yang dipotong anggaran dari hasil cukai tersebut. “terang Luly.

Yang menjadi pertanyaan, butuh waktu berapa lama Bagian Perekonomian melakukan proses verifikasi dan penyesuaian dana tersebut.

Demi mendapatkan jawaban ini, Pojok Kiri berusaha melakukan konfirmasi ke Kabag Perekonomian, Heru Widarto melalui sambungan telepon di nomor 0821422751xx,  Minggu petang (10/05) sekira pukul 18, 05 WIB. Akan tetapi nomer yang dihubungi terdengar panggilan masuk tapi tidak diangkat.

Pojok Kiri juga mengirim pertanyaan melalui pesan Whatsapp, di aplikasi itu juga belum mendapat jawaban.

Ada pertanyaan lain yang perlu jawaban dari Bagian perekonomian. Selain proses verifikasi dan penyesuaian, yakni terkait kejelasan, berapa nilai DBHCT yang diterima Pemkab Pasuruan tahun 2020 ini. (Lis)

Baca Juga :  Yang Punya Kios Gak Mau Buka, Yang Tempati Los Terimbas #Ini Soal Pasar Grati, Sepi Bak Kuburan

Sudah dibaca : 192 Kali