Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//DPRD

Anggaran Dikepras Hampir 10 Milyar, Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Ngenes

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
8 April 2020

Ketua DPRD Kab. Pasuruan, Sudiono Fauzan

Pasuruan, Pojok Kiri


Menteri Dalarn Negeri telah memberi instruksi Nomor 1 Tahun 2020, tanggal 2 April 2020 tentang Pencegahan Penyebaran dan Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 di lingkungan Pemerintah Daerah untuk memfokuskan kembali (refocussing) anggaran.

Atas adanya instruksi ini, Bupati Pasuruan mengambil kebijakan pengurangan Biaya Belanja Mamin, Biaya Belanja Perjalanan Dinas serta Belanja Akomodasi secara merata sebesar 20% dari plafon anggaran yang tersedia dimasing-masing OPD, dimana hasil pengurangan ini seluruhnya dialihkan pada Belanja Tidak Terduga.

Salah satu lembaga yang juga wajib ikut refocussing adalah Sekretariat DPRD Kabupaten Pasuruan.

Di lembaga yang melayani Wakil Rakyat ini, anggaran untuk 3 item tersebut sebagaimana informasi didapat Pojok Kiri mencapai Rp. 80 milyar. Dari dana itu, adanya refocussing dengan dilakukan pemotongan sebesar 20 persen nilainya mencapai hampir Rp. 10 milyar.

Sudiono Fauzan, ketua DPRD kepada Pojok Kiri, Selasa (07/04) mengatakan, hasil hitung bagian keuangan memang mencapai hampir Rp. 10 milyar dengan nilai pasti Rp. 9.950.340.010,00.

Atas adanya potongan ini, secara otomatis mengurangi banyak kegiatan anggota DPRD, khususnya terkait kunjungan kerja.

“Saat ini kunjungan kerja sudah kami stop, dengan dipotongnya anggaran sebesar itu, semakiin kami stop. Banyak agenda yang harus dikurangi, “kata Sudiono Fauzan.

Sedih, sudah pasti, anggota dewan yang dalam kerjanya mengandalkan kunjungan kerja untuk memperoleh uang perjalanan dinas harus terlelap di kursi dewan sambil berharap malam tiba. Bagaimana tidak, rintihan hati amggota dewan, gaji sudah habis oleh hutang, uang perjalanan dinas tidak ada, mau pulang dihadang konstituen yang tak pernah sepi. Sekarang anggaran yang diharapkan juga dikepras.

Baca Juga :  Sering Berhubungan Masyarakat Secara Langsung, Anggota DPRD Dan Tim Gugus Tugas, Serta Insan Pers Seharusnya Lakukan Rapid Test, Itu Kata Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Pasuruan, H.M. Yusuf Daniyal 

“Bagaimana lagi situasinya kayak begini, ya harus sama-sama prihatin, “ucap Sudiono Fauzan. (Lis)

Sudah dibaca : 276 Kali
 







Berkomentarlah yang baik. Apa yang anda sampaikan dalam komentar adalah tanggungjawab anda sendiri