Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Corona // Kejaksaan // PN Bangil

Sidang Secara Online Hari Ini Perdana Dilaksanakan Di PN Bangil

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
30 Maret 2020

Ketua PN Bangil, AFS Dewantoro saat tinjau pelaksanaan sidang secara online

Pasuruan, Pojok
Adanya wabah corona tak harus menunda kegiatan sidang di Pengadilan Negeri (PN) Bangil. Sebab menurut Ketua PN Bangil, AFS Dewantoro, jika sidang ditunda, maka masa penahanan terdakwa akan habis dan secara hukum bisa bebas.


Himbauan pemerintah untuk menghindari kerumunan dan tatap muka di tengah wabah corona, PN Bangil lalu menerapkan sidang secara online. Hal ini kata Dewantoro juga sesuai arahan Jaksa Agung RI, Menteri Hukum dan HAM RI, serta Mahkahmah Agung RI yang mengarahkan dan memperbolehkan dilaksanakannya sidang secara online.

Senin (30/03), adalah hari pertama atau perdana sidang online dilaksanakan di PN Bangil.

Pada sidang online perdana ini, ada sebanyak 15 perkara pidana yang digelar. Jumlah ini menurur Dewantoro merupakan jumlah normal sebagaimana sidang pada keadaan biasa.

Suasana sidang di ruang jaksa 

Namun demikian, pada pelaksanaan sidang online ini ada sedikit perbedaan sebagaimana disampaikan Dewantoro. Soal waktu dimulainya sidang, PN Bangil melaksanakan sidang lebih pagi yakni sekitar pukul 09.00 WIB. Hal ini berbeda dari hari biasa yang sering dilaksanakan sekitar pukul 11.00 WIB bahkan tak jarang di atas pukul 12.00 WIB.

Baca Juga :  Hari Ini Terdakwa Kasus Diispora, Lilik Putusan, Apakah Ia Akan Bebas?

Soal pelaksanaan sidang lebih pagi ini menurut Dewantoro karena ruang sidang yang digunakan hanya Satu, serta alat yang dimiliki masih Satu.

Sidang online itu sendiri dilakukan normalnya sidang biasa. Hanya saja baik jaksa penuntut umum, terdakwa, hakim, saksi dan pengacara tidak berkumpul dalam satu ruang sidang, namun semuanya berada di tempat terpisah hanya dipertemukan dalam satu monitor.

Kepada Pojok Kiri (30/03), Dewantoro mengatakan, pelaksanaan sidang online ini akan terus dilakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari pemerintah.

“Akan terus kami lakukan hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Intinya jangan sampai persidangan tertunda hanya karena adanya wabah virus corona, “tukasnya. (Lis)

Sudah dibaca : 375 Kali
 







Berkomentarlah yang baik. Apa yang anda sampaikan dalam komentar adalah tanggungjawab anda sendiri




close