Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Corona

Darurat Corona, Hotel Di Bangil Tak Terapkan Protokol Pencegahan?

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Maret 29, 2020
Ilustrasi (by google)

Pasuruan, Pojok Kiri
Ini fakta yang dialami tim Pojok Kiri yang mencoba mengetahui bagaimana perlakuan hotel terhadap tamunya disaat pemerintah sedang berjuang menyelamatkan warganya dari virus pembunuh bernama corona.

Pada Jum’at ( 27/03), tim Pojok Kiri mendatangi sebuah hotel di Bangil yang tak harus disebut nama. Di hotel yang terkenal murah itu, tim Pojok Kiri memesan kamar untuk bisa dibuat istirahat dalam semalam.

Saat masuk di hotel tersebut, tak ada prosedur ketat yang diterapkan, kecuali prosedur normal yakni datang ke tempat pemesanan, minta kamar, dicatat identitas, membayar lalu selesai.

Yang menjadi pertanyaan hingga sekarang adalah, bagaimana di saat situasi darurat corona seperti saat ini, pihak pengelola hotel tidak menerapkan protokol pencegahan bagi tamu yang datang?

Gambaran awal Pojok Kiri tentu saja saat masuk pintu hotel sudah ada yang menunggu, yakni penjaga hotel yang membawa thermal gun lalu melakukan pemeriksaan suhu badan setiap tamu. Kemudian para tamu baik badan maupun kendaraannya harus melewati semprotan cairan disinfektan.

Gambaran itu sirna. Tak ada situasi tegang dan protokol pencegahan virus corona yang dilalukan oleh pengelola hotel di Bangil ini.

Kondisi ini tentu saja memunculkan kengerian. Bagaimana sebuah hotel yang setiap hari bisa saja menerima tamu dari warga berbagai kota tidak menerapkan standar pencegahan disaat situasi mencekam seperti saat ini.

Baca Juga :  Tak Mau Kecolongan Virus Corona, Polsek Prigen Terus Lakukan Razia Vila

Apakah semua pengelola hotel di Pasuruan bersikap sama dengan acuh tak acuh soal virus corona?

Jawabannya tentu saja harus kembali ke Satgas corona sendiri. Sudahkah Satgas memberikan himbauan agar hotel melaksanakan protokol sebagaimana yang dilakukan pemerintah?

Catatan menarik lain, masjid saja demi ikut membantu pencegahan penyebaran corona rela menutup diri dengan menolak disinggahi musafir. Lantas kenapa hotel dibiarkan terima tamu tanpa menerapkan protokol pencegahan virus mematikan ini.

Sekali lagi ini fakta yang dialami Pojok Kiri tanpa harus menyudutkan hotel manapun. Harapan Pojok Kiri, dengan munculnya tulisan ini, Satgas corona bersikap tegas menghimbau pengelola hotel untuk menerapkan protokol pencegahan penyebaran virus corona agar semua selamat. (Lis)

Sudah dibaca : 127 Kali