Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pendidikan

Dalam Pengawasan Khusus, Dispendik Larang Siswa Dan Guru SMPN 1 Beji Lakukan Aktivitas Belajar Mengajar Di Sekolah Sebelum Masa Pengawasan Selesai

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Maret 23, 2020

Kabid Dikdas, Solihin

Pasuruan, Pojok Kiri

     Sebagainana diketahui, Pemerintah saat ini sedang melakukan proses pencegahan corona virus disease 2019 (covid 19). 

     Sejak 1 Maret 2020 lalu, upaya pencegahan itu dilakukan, salah satunya dengan meliburkan kegiatan belajar mengajar di sekolah yang bersifat tatap muka dan berkumpul dalam jumlah banyak, serta menggantinya dengan sistim belajar secara online.

     Selama proses pencegahan penularan covid 19, siswa sekolah dihimbau untuk tetap di rumah.

    Namun himbauan pemerintah ini tidak digubris oleh SMPN 1 Beji. Sekolah yang dipimpin Kepsek, Samsul Huda ini malah memanfaatkan momen pencegahan penularan covid 19 dengan pelesiran ke Bali sambil mengajak ratusan muridnya pada Senin (16/03).

    Sepulangnya dari tour Bali pada Kamis (19/03), murid dan guru SMPN 1 Beji mendapat pengawasan ketat dari Satgas covid 19.

     Para murid dan guru yang ikut tour ke Bali harus menjalani protokol kesehatan dengan menjalani pengawasan dan pemeriksaan selama 14 hari terhitung sejak tanggal 19 hingga 1 Mei 2020.

     Atas adanya protokol ini, Senin (23/03), Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menggelar rapat yang salah satunya membahas SMPN 1 Beji.

    Rapat Internal Dispendik itu menurut Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Solihin muncul keputusan soal SMPN 1 Beji, bahwa seluruh murid dan guru tidak boleh masuk sekolah meski tanggal 30 Maret sekolah secara hitungan kembal aktif.

Baca Juga :  Pelaksanaan Protokol Kesehatan Atas Rombongan SMPN 1 Beji Setengah-Setengah

    “Ada keputusan untuk SMPN 1 Beji harus mengikuti protokol. Sebelum masa pengawasan selama14 hari pasca pulang dari tour selesai, maka para murid belum diperbolehkan masuk, “kata Solihin.

     Lantas adakah sanksi yang diberikan kepada Kepala Sekolah atas pembangkangannya? Solihin tidak berani menjawab. 

     “Silahkan langsung ke pak Kadis saja, “ucapnya. (Lis

Sudah dibaca : 213 Kali