Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pendidikan

Kejam!!! Jelang Pensiun Nama Baik Kadispendik Iswahyudi Dihancurkan Oleh Kepsek SMPN 1 Beji

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Maret 20, 2020
Kepsek SMPN 1 Beji, Samsul; inzet: Kadispendik Iswahyudi

Pasuruan, Pojok Kiri
Pepatah mengatakan, gara-gara nila setitik rusak susu sebelanga, itulah yang terjadi atas Kasispendik, Iswahyudi. Dia yang selama ini berusaha membangun nama baik sebagai Kadispendik malah rusak gara-gara kedunguan seorang Kepala Sekolah yang membankang atas himbuan Presiden, Gubernur dan Bupati.

Adalah Samsul Huda, Kepsek SMPN 1 Beji, disaat pemerintah menerapkan darurat virus mematikan corona, ia malah nekat melakukan tour ke Bali membawa ratusan muridnya.

Sepertinya di mata Kepsek SMPN 1 Beji, nyawa murid-muridnya tidak lebih berharga dari uang iuran masing-masing Rp. 800 ribu per murid. Atau mungkin sayang jika tidak berangkat karena para guru yang ikut pastinya gratis, nebeng uang urunan murid.

Lepas dari itu, dalih Kepsek Samsul Huda bahwa tour ke Bali sudah mendapat ijin dari Kadispendik Iswahyudi membuat Kadispendik harus menghadapi panggilan ke sana kemari. Kadispendik diminta menjelaskan soal ulah Kepsek SMPN 1 Beji yang membawa namanya itu.

Tak hanya itu, kini Kadispendik Iswahyudi jadi bahan candaan dan gunjingan karena dianggap ngawur telah mengijinkan SMPN 1 Beji tour ke Bali di saat sudah ada himbauan untuk tetap di rumah demi menghindari penularan virus corona.

Adakah dendam atas Kepsek Samsul Huda kepada Kadispendik, Iswahyudi sehingga ia tega menghancurkan nama baiknya jelang masuk pensiun?

Yang pasti, akibat ulah dungu Kepsek SMPN 1 Beji yang mengabaikan himbauan pemerintah ini akan tercatat dalam sejarah dan akan terus jadi bahan pembicaaan di sudut negatif.

Baca Juga :  Siapkan 3 Puskesmas Untuk Pemeriksaan Khusus Guru dan Murid SMPN 1 Beji, Kata Ketua Satgas, Masih Ada Pro Dan Kontra

Yang penting saat ini adalah berdo’a agar para murid SMPN 1 Beji tidak ada yang tertular virius corona. Pemantauan selama 14 hari seperti yang dikatakan Satgas pencegahan virus corona semoga juga benar-benar dilaksanakan. (Lis)

Sudah dibaca : 477 Kali