Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pendidikan

Aksi Wali Murid Lurug Kepsek SMPN 1 Tutur Ada Unsur Pribadi? 

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
27 Februari 2020

Agus Sadam, koordinator aksi

Pasuruan, Pojok Kiri

Aksi para wali murid SMPN 1 Tutur mendatangi Kepsek Didik Lestariono, Senin (24/02) menuai tanda tanya. Sebab aksi yang konon dilakukan untuk menyoal pungutan liar (Pungli) sekolah itu justru terkesan aneh ketika sang koordinator aksi, Agus Sadam saat ditanya Pojok Kiri terkait adakah langkah hukum yang akan dilakukan atas pungli itu justru menjawab tidak akan dilakukan sepanjang sudah ada islah atau damai. Pertanyaan yang muncul, damai dalam hal apa?

Kabar yang didapat Pojok Kiri saat berlangsungnya aksi, munculnya aksi wali murid yang terkesan dipaksakan dan telat itu krena ada masalah pribadi seorang bendahara bernama Tutik yang dicopot oleh pihak Kepsek. Bendahara itu konon katanya masih keluarga dari Agus Sadam.

“Sementara aksi sekali saja dulu untuk gebrakan, jika ada islah, kita tidak sampai ke ranah hukum, “kata Agus Sadam saat itu.

Benarkah aksi itu karena urusan pribadi yang kemudian mengajak wali murid dengan senjata sekolah melakukan pungli?

Informasi yang didapat Pojok Kiri, Didik Lestariono menjabat Kepsek SMPN 1 Tutur sejak Agustus 2019. Sementara munculnya pungutan sejak Oktober 2019.

Jika dihitung adanya pungutan sejak Oktober 2019, maka aksi yang dilakukan pada 24 Februari 2020 itu terkesan aneh. Kenapa tidak dari dulu-dulu dilakukan, dan baru dilakukan setelah pungutan berlangsung selama 5 bulan berjalan.

Kejanggalan aksi wali murid di SMPN 1 Tutur itu juga sempat disampaikan seorang aparat pemerintah yang bertugas di Tutur. Aparat yang namanya minta tidak dikorankan itu berkomentar pasca munculnya berita aksi wali murid lurug Kepsek.

Baca Juga :  Minta Sumbangan Wali Murid, SMPN 2 Pandaan Masukkan Daftar Uang Lelah Senilai Rp. 217, 8 Juta

“Dia itu protes karena saudaranya tidak menjaabat lagi sebagai bendahara. Masak yang protes hanya 15 orang itu semua orangnya Sadam, “kata sang aparat.

Benarkah informasi tersebut, hingga berita ini turun, Pojok Kiri belum mendapat konfirmasi resmi dari Agus Sadam. (suf/lis)

Sudah dibaca : 1475 Kali