Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // POLRI

Soal Simpang Enam Bangil Yang Jadi Favorit Pelanggar Lalin, Ini Kata Kasat Lantas Polres Pasuruan

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
21 Februari 2020

Kasat Lantas, AKP Dwi Nugroho

Pasuruan, Pojok Kiri

Ada dan tak ada petugas kepolisian, masyarakat harusnya selalu taat terhadap peraturan lalu lintas. Jika sudah dipasang tanda larangan melintas, itu artinya ada pertimbangan matang terkait bahaya kecelakaan yang akan timbul ketika dilanggar.

Catatan bijak di atas adalah hal yang disampaikan Kasat Lantas Polres Pasuruan, AKP Dwi Nugroho saat berbincang dengan Pojok Kiri, Jum’at (21/02).

Pria yang menjabat Kasat Lantas belum genap 3 minggu ini mengaku baru tahu jika ada kawasan favorit pelanggaran lalu lintas di Bangil. Menurutnya, setelah ada pemberitaan di media soal Simpang Enam Bangil tersebut, ia sudah memberikan atensi dan segera melakukan penertiban.

“Segera kami akan lakukan penertiban, langkahnya bisa persuasif dengan mengingatkan terlebih dahulu. Jika masih melanggar, kami akan bertindak ttegas dengan melakukan penilangan. Langkah ini penting agar pelanggar jadi jera. Namun Yang terpenting, kami ingin lakukan pencegahan agar masyarakat tidak menjadikan suatu pelanggaran sebagai hal biasa. Untuk itu kami akan pikirkan formulanya bagaimana mengajak masyarakat sadar dan taat aturan. Ini akan menjadi PR kami yang segera kami carikan solusi, “kata Kasat Lantas.

Simpang Enam Bangil

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kawasan Simpang Enam Bangil seolah menjadi kawasan favorit para pelanggar lalu lintas. Tanda larangan belok Kanan atau masuk jalan A.Yani langsung di Simpang Enam itu seolah tak dipedulikan, pengendara motor dan bentor selalu saja nyelonong masuk.

Baca Juga :  Polisi Tebangi Pohon sepanjang Jalan Raya Tosari- Puspo, Antisipasi Musibah Saat Hujan

Sikap tak peduli adanya tanda larangan melintas yang dilakukan masyarakat ini seolah menjadi hal biasa. Kondisi ini juga sangat miris karena lokasi itu persis di depan Pos lalu lintas alun-alun Bangil.

Catatan tanda tanyanya, apakah karena tidak dipedulikan petugas sehingga warga nyaman saja ketika melanggar?

Melihat kondisi ini, AKP Dwi Nugroho, Kasat Lantas yang baru seumur jagung bertugas di Polres Pasuruan tergerak untuk mencarikan solusi. (Lis)

Sudah dibaca : 273 Kali