Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hukum // Kriminal

Pengen Kaya Oplos Elpiji, Pria Asal Rembang Dan Sukorejo Dibui

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Februari 21, 2020
Ke Dua Pelaku pengoplosan Elpiji

Pasuruan, Pojok Kiri

Muhammad Rusdi (34), warga Dusun Nganglang, Desa Oro-Oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang, dan Mochammad Ahlan Firdaus (20), warga Dusun Genengan, Desa Glagahsari, Kecamatan Sukorejo dibui. Pasalnya, mereka yang ingin segera menjadi kaya melakukan tindakan melanggar hukum dengan mengoplos gas Elpiji subsidi ukuran 3 Kg ke Elpiji 12 dan 50 Kg.

Mereka ditangkap pada Kamis (06/02). Oleh Polres Pasuruan kemudian dirilis pada Jum’at (21/02).

Aksi pengoplosan itu sebagaimana dikatakan Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq, dengan cara pelaku membeli Elpiji 3 Kg dari pangkalan milik Rifai warga Purwosari. Setelah itu oleh kedua pelaku,Elpiji isi 3 Kg yang bersubsidii itu dimasukkan ke dalam tabung Elpiji 12 Kg dan 50 Kg.

“Elpiji hasil suntikan dijual oleh pelaku dengan harga non subsidi. Untuk Elpiji 12 Kg dijual Rp. 120.000, dan Elpiji 50 Kg , RP. 562.000. Sementara pelaku membeli Elpiji 3 Kg dari pangkalan hanya dengan harga Rp. 16 ribu.

Pelaku pengoplosan

Untuk peran keduanya menurut Kapolres,  pelaku Rusdi sebagai pengoplos dan penyedia lahan. Sedang pelaku Firdaus berperan sebagai pembeli Elpiji 3 Kg juga selaku pemilik modal.

Bisnis melanggar hukum yang dilakoni kedua pria ini menurut Kapolres sudah berlangsung selama 10 bulan.

Atas perbuatannya, kini para pelaku harus mendekam di penjara. Keduanya dijerat pasal 55 dan atau 53 Jo UU No.22 Tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara, serta denda 50 juta rupiah. (isb)

Baca Juga :  Kasus SMKN 1 Rembang Dianggap Finish, Komnas Anak Justru Sebut Proses Hukum Baru Dimulai #Komnas Anak: Kacabdis Kami Adukan Ke Polres
Sudah dibaca : 258 Kali