Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Perdagangan

Tahun Ini Pemkab Pasuruan Kembali Merevitalisasi Pasar Warungdowo

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Februari 19, 2020
Tim Disperindag Kabupaten Pasuruan saat lakukan sosialisasi rencana revitalisasi pasar Warungdowo

Pasuruan, Pojok Kiri

Setelah 3 tahun berturut-turut yakni 2017 2018 dan 2019 Pemkab Pasuruan melakukan revitalisasi pasar Warungdowo, tahun 2020 ini melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pemkab Pasuruan kembali akan melakukan revitalisasi.

Rencananya pada revitalisasi tahun ini, Disperindag akan membangun sebanyak 90 kios dan 54 los pedagang.

Untuk mengabarkan rencana revitalisasi itu ke pedagang, Rabu (19/02) pihak Disperindag mengundang para pedagang pasar Warungdowo untuk diberikan sosialisasi terkait tanggal pembangunan, model pasar, jumlah kios dan los pedagang.

Kadisperindag Kabupaten Pasuruan, Edy Suwanto didampingi Kabid Pasar, Gatot dan Kasi Sarana Prasarana (Sarpras), Saifudin Zuhri menyampaikan, untuk jadwal pelaksanaan pembangunan kios dan los, sesuai rencana akan dilakukan bulan Juni 2020.

Sementara, untuk lokasi kios dan los pedagang yang akan dibangun kata Edy, untuk tahun ini prioritas di posisi tengah. Sedang untuk keperluan revitalisasi Pasar Warungdowo di 2020 ini, Disperindag telah menggarkan dana sebesar Rp. 4, 3 miliar dari APBD Kabupaten Pasuruan.

Sedikit menengok ke belakang, di tahun 2017 revitalisasi pertama pasar Warungdowo dilakukan. Saat itu Pemkab Pasuruan menggelontor dana mencapai Rp. 4 miliar.

Proyek itu kemudian dilanjutkan untuk finishing kios pada 2018 yang saat itu Pemkab Pasuruan menggelontor dana sekitar Rp. 2, 1 miliar.

Melalui proyek Dua tahap itu, sebanyak 108 kios dibangun yang terletak si lantai atas dan bawah termasuk mushollah.

Baca Juga :  Kedai Kopi Van Tjamat Soekorejo' Dilounching, Suguhkan Kopi Khas Kabupaten Pasuruan

Kemudian tahun 2019 Pemkab Pasuruan kembali melakukan revitalisasi. Di tahun ini Pemkab Pasuruan mendapat kucuran dana dari Kementrian Perdagangan sebesar Rp. 4 miliar. Dengan anggaran itu sebanyak 62 kios dan 54 los pedagang berhasil dibangun. (Lis)

Sudah dibaca : 93 Kali