Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Pemerintahan // Perdagangan

Beber Fakta Kondisi Sebenarnya Proyek Kampung Pia, Gempol, Dari Nilai Rp. 1, 6 Miliar Anggaran 2019, Kata Kades Kejapanan, Jika Dihitung Paling Habis Hanya Separohnya

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
16 Februari 2020

Kampung Pia Gempol

Pasuruan, Pojok Kiri


Pasca pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), Kamis (13/02), kampung Pia Gempol yang secara total annggaran menghabiskan Rp. 2 7 miliar dengan rincian Rp. 1 1 miliar tahun 2017 dan Rp. 1 6 miliar tahun 2019 kini menjadi sorotan warga dan perangkat Desa Kejapanan sendiri.

Kampung Pia yang terletak di Dusun Warurejo, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol yang sebagaimana dikatakan Kadisperindag Edy Suwanto melalui Udin sang juru bicara akan diresmikan awal Maret 2020 ini justru menuai catatan memprihatinkan. Dimana sejumlah bagian bangunan yang belum lama dibangun sudah pada rusak.

Lantai batu sudah hancur

Pojok Kiri yang mendatangi proyek kampung Pia, Sabtu (15/02) mendapati fakta sebagaimana yang diceritakan warga. Kerusakan sudah terjadi di sana sini.

Proyek tahun 2019 lalu yang menelan dana Rp. 1, 6 miliar lebih pada proses paving halaman Kampung Pia. Untuk bangunan masuk anggaran 2017.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan Periode 2019-2024 Resmi Dilantik, Langsung Start Bentuk AKD Dan Godok PAK

Namun uang sebanyak itu ternyata tak menjamin mutu prpyek. Paving dan lantai penahan pintu masuk sudah pada rusak.

WC kampung Pia

Utuk paving sudah tampak ambles, sementara bebatuan penahan pintu masuk sudah mada hancur.

Tak hanya itu, bagian-bagian lain seperti pintu kamar kecil, tetmasuk kamar kecilnya sendiri pada rusak.

Damun, sang penjaga gedung Kampung Pia mengatakan, untuk pintu kamar kecil sudah jebol, tandon kalau penuh kran bocor, listrik saat hujan selalu mati dan banyak hal lagi.

WC kampung Pia

Sementara itu, Kades Kejapanan Randi saat ditanya Pojok Kiri (15/02) terkait persiapan pengoperasian Kampung Pia mengaku sangat kecewa dan prihatin. Pasalnya, ia yang nantinya sebagai pengguna harus menerima bangunan bobrok.

Catatan Randy, terkait proyek Kampung Pia, khususnya yang anggaran tahun 2019, Rp. 1, 6 miliar itu, harusnya mendapati bangunan yang mewah.

Paving sebagian sudah ambles

“Padahal itu hanya paving, dari kalkulasi kami, habisnya paling banyak hanya separoh dari angka Rp. 1, 6 miliar itu, “kata Randy. (Lis)

Baca Juga :  Tak Dihiraukan OPD, Komisi 1 DPRD Kabupaten Pasuruan Ogah Bahas RKA APBD 2019

Sudah dibaca : 645 Kali
 







Berkomentarlah yang baik. Apa yang anda sampaikan dalam komentar adalah tanggungjawab anda sendiri




close