Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // LSM // Pendidikan

Ini Cerita Dugaan Pungli Di SDN Sukodemo, Purwosari, Kepsek Sembunyi, Orang Lebel LSM Malah Berperan Jadi Humas?

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Februari 14, 2020
Untuk Proyek Ini SDN Sukodermo lakukan pungli

Pasuruan, Pojok Kiri

Kepsek SDN Sukodermo, Purwosari entah kenapa terus sembunyi. Jika ia benar dan tak merasa melakukan pungli, normalnya ia berani bicara. Beberkan kenapa ada tarikan Rp. 50 ribu itu.

Namun yang terjadi justru jauh dari keberanian seorang Kepala Sekolah menjawab atau memberi klarifikasi sebuah kebenaran. Ia malah terkesan menggunakan mulut orang yang notabene tidak ada kaitannya dengan sekolah untuk bicara.

Orang itu diketahui bernama Bukhori. Selama ini diketahui ia punya lebel LSM dengan nama GNPK-RI atau sebagaimana kepanjangan tertera di google adalah Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia.

Bukhori ini seolah menjadi tangan kanan, ajudan, humas atau apalah yang intinya ia berperan menjadi juru bicara dari Kepsek SDN Sukodermo, Sugianto.

Terbukti, selama Pojok Kiri berusaha menemui sang Kepsek, Bukhori selalu mencegah. Dengan bahasa seolah ia adalah “roh” dari sang Kepsek, ia mengatakan bahwa pungutan ke wali murid sebesar Rp. 50 ribu adalah hasil rapat komite. Menurut Bukhori, pungutan itu untuk membuat papan nama pagar.

Pertanyaannya, Siapa Bukhori? Apakah ada SK dari Dispendik atau dari Kepsek Sugianto sehingga ia dengan PD nya berperan sebagai humas di SDN Sukodermo?

Lepas dari itu, melalui orang ‘suruhan’ Kepsek SDN Sukodermo bernama Bukhori ini malah membuka fakta, bahwa memang ada pungli di sekolah itu. (ziz/jok)

Sudah dibaca : 127 Kali