Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pendidikan

Sungram Sembunyikan Kasus Dana BOS Di SDN Nguling 1 Dari Kadispendik? Iswahyudi : Tak Ada Laporan Ke Saya 

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Januari 29, 2020
Kadispendik Kabupaten Pasuruan , Iswahyudi

Pasuruan, Pojok Kiri

Kasus dana BOS digunakan untuk bayar hutang di SDN Nguling 1 diduga sengaja ditutupi oleh Sub Bagian (Subbag) Sungram agar tidak diketahui oleh Kadispendik, Iswahyudi. Terbukti, saat Pojok Kiri mengkonfirmasi hal ini ke Kadispendik, Iswahyudi, Rabu (29/01), pria yang bergelar Doktor ini mengaku tidak tahu.

“Kasus yang mana, saya tidak dilapori, “kata Iswahyudi.

Setelah diberitahu adanya kasus dana BOS digunakan bayar hutang di SDN Nguling 1, Iswahyudi justru kaget.

“Yang seperti itu di sekolah-sekolah banyak. Tapi selama.ini tidak dilaporkan ke saya, “ujarnya.

Kepada Pojok Kiri, Kadispendik berjanji akan menindaklanjuti.

Di hari yang sama pasca konfirmasi Pojok Kiri, Seluruh Kepala Sskolah SD dan SMP serta bendahara BOS dikumpulkan oleh Kadispendik di GOR Raci sekira Pukul 13. 00 WIB. Mereka diberi wejangan soal penggunaan dana BOS dan larangannya.

Undangan yang sebagaimana informasi para guru bersifat mendadak ini seolah ada kaitannya dengan kasus di SDN Nguling 1.

Seperti diketahui, Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang disediakan pemerintah untuk pendanaan biaya bagi satuan pendidikan dasar sebagai pelaksana program wajib belajar yang tujuan khususnya untuk membebaskan pungutan, serta meringankan beban siswa ternyata dipakai bayar hutang. Hal ini terjadi di SDN Nguling 1, Kabupaten Pasuruan.

Hutang itu antara sekolah dan Kepsek lama, Ninik yang sempat menggunakan uang pribadi untuk perbaikan fisik sekolah dan pemindahan taman. Nilainya hutangnya Rp. 80 juta. Sekolah akhirnya menggunakan uang BOS untuk mencicil hutang tersebut. (ziz/lis)

Baca Juga :  Kasus SMKN 1 Rembang Dianggap Finish, Komnas Anak Justru Sebut Proses Hukum Baru Dimulai #Komnas Anak: Kacabdis Kami Adukan Ke Polres
Sudah dibaca : 231 Kali