Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hukum

Berkedok Pinjam Uang Untuk Bisnis, Penipu Bermodal Sertifikat Palsu Ditangkap

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Januari 24, 2020
Ke Dua Pelaku

Pasuruan, Pojok Kiri

Nursiati (44) warga Dusun Rejopasang, Desa Gerbo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan bersama Syamsul Arifin (41) warga Desa Bedali, Kecamatan Lawang, Malang ditangkap oleh tim Reskrim Polsek Purwodadi pada 21 Januari 2020 lalu.

Mereka yang mengaku sebagai suami istri ini terlibat dalam kasus penipuan berkedok pinjam uang dengan modal sertifikat palsu.

Saat ini, pasangan suami istri tersebut sudah dijebloskan ke dalam sel tahanan Mapolsek Purwodadi.

Penangkapan terhadap ke dua penipu ini dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Purwodadi, Aiptu Joko Santoso saat dikonfirmasi Pojok Kiri, Jum’at (24/01).

Modus operandi dari Dua penipu ini sebagaimana diterangkan Joko, dengan cara membuat setifikat palsu. Sertifikat itu lalu digunakan untuk meminjam uang kepada orang-orang yang dikenal.

Salah satu korbannya adalah Lisna Sari Dewi (45), warga Gerbo Purwodadi. Wanita yang merupakan teman dari pelaku Nursiati ini menjadi sasaran penipuan pada Mei 2018 lalu.

Saat itu terang Joko Santoso, pelaku datang le rumah korban dengan kedok pinjam uang untuk menjalankan bisnis. Bermodal sertifikat palsu, ia meyakinkan korbanmya agar mau meminjami.

“Setelah dirayu dan diyakinkan dengan sertifikat, maka korban menjadi luluh. Korban lalu meminjamkan uang senilai Rp. 60 juta, “terang Joko Santoso.

Usai mendapat uang, palaku seolah lupa atau sengaja lupa atas hutang itu. Berkali-kali ditagih tidak pernah menunjukkan itikad baik membayar. Hingga tahun 2020 korban merasa sudah ditipu.

Baca Juga :  Nyolong Motor Di Pogar, Pria Perantauan Asal Kediri Dibui

Ulah pelaku yang tak mau membayar hutang ini berujung laporan polisi pada 21 Januari lalu.

Atas laporan ini, polisi lalu bergerak mendatangi rumah  pelaku. Endingnya, di rumah pelaku ditemukan sejumlah sertifikat yang ternyata palsu.

Melihat fakta itu, polisi langsung menggelandang pelaku Nursiati ke Mapolsek Purwodadi.

Setelah diperiksa, pelaku ternyata tidak sendiri. Ia melakukan aksinya bersama Syamsul Arifin yang ternyata merupakan suami siri.

Dalam penangkapan tu, polisi juga mengamankan 4 sertifikat palsu.

“Melihat banyaknya sertifikat palsu ini, dapat disimpulkan pelaku sudah beraksi kemana-mana. Untuk itu kepada warga yang merasa menjadi korban dari para pelaku ini kami persilahkan untuk melapor juga, “ujar Joko santoso. (yud)

Sudah dibaca : 47 Kali