Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pemerintahan // Pertanian

Pemkab Pasuruan Rendah Lindungi Lahan Pertanian (2) #Pengajuan Perda LP2B Oleh Dinas Pertanian ‘Terbengkalai’ Di Bappeda?

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Januari 19, 2020
Lahan Pertanian Di Kabupaten Pasuruan Terancam Habis

Pasuruan, Pojok Kiri

Nasib lahan pertanian di Kabupaten Pasuruan kian hari kian mengenaskan. Pasalnya, dengan tak adanya Perda Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) membuat lahan pertanian yang konon tercatat seluas 37 ribu hektar hanya akan tinggal catatan kertas saja.

Fakta di lapangan, banyak lahan pertanian produktif yang ada di Kabupaten Pasuruan sudah beralih fungsi. Ada yang ditempati untuk insdustri, perumahan, termasuk dijual dengan pola kavlingan.

Sejauh ini terkesan tak ada ketegasan dari Pemkab Pasuruan untuk mengayomi lahan yang berfungsi sebagai sumber penghasil bahan makanan tersebut. Yang ada pemerintah seolah ‘buta’, bahkan ketika ada pengajuan ijin lokasi, pengeringan lahan dan sebagainya, justru mendapatkan lampu hijau alias disetujui.

Adanya Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B), Peraturan Pemerintan (PP) Nomor 1 Tahun 2011 tentang Penetapan dan Alih Fungsi Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, serta Peraturan Pemerintan Nomor 12 Tahun 2012 tentang Insentif Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan entah kenapa tidak ditindaklaniuti dengan pembuatan Perdanya.

Lantas bagaimana nasib berkas pengajuan itu? Sejauh ini, Pojok Kiri belum mendapat konfirmasi dari pihak Bappeda. Apakah sudah digodok atau dibiarkan terbengkalai. (Lis-bersambung)

Sudah dibaca : 120 Kali