Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hukum // Kejaksaan

Lilik Bukan Tersangka Tunggal? Dari Rp. 918 Juta, Ia Hanya Dituduh “Makan” Rp. 69 Juta, Sisanya Siapa Yang Makan!!!

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Januari 8, 2020
Lilik Tersangka Kasus Dispora

Pasuruan, Pojok Kiri

Tuntutan yang dibacakan oleh JPU Kejari Kabupaten Pasuruan di PN Tipikor Surabaya, Selasa (07/01) sepertinya menjadi pertanda akan adanya tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, catatan jumlah uang pengganti yang harus dibayar oleh terdakwa Lilik Wijayati Budi Utami hanya sebesar Rp. 69 Juta, tepatnya Rp.69. 720 menjadi petunjuk bahwa Lilik bukan pemain tunggal.

Artinya, dari total angka kerugian negara yang mencapai Rp. 918 juta, maka masih ada angka Rp. 849 juta yang akan dicari siapa penikmatnya.

Catatan angka ini disampaikan salah satu pengacara terdakwa, Wiwik saat dihubungi Pojok Kiri, Rabu (08/01). Menurut Wiwik, jika kliennya hanya dianggap merugikan negara senilai Rp. 69 juta, maka pihak penyidik harus juga menemukan aktor lain yang notabene ikut menikmati uang negara tersebut.

Ia mengungkapkan, kliennya termasuk dalam kategori midle player atau pemain tengah, yang tentunya ada pemain utama dalam kasus ini.

“Jika midle player yang hanya dituduh menikmati Rp. 69 juta saja bisa masuk penjara, tentunya pemain utamanya juga harus diseret. Sebab sisa uang negara yang raib lebih banyak dibanding yang hanya Rp. 69 juta, “ujar Wiwik.

Terkait siapa pemain utama yang dimaksud, Wiwik tidak mau menyebut.

“Itu penuidik yang tahu dan yang punya kewenangan. Intinya dalam kasus ini klien kami bukan satu-satunya orang yang menikmati anggaran, aktor lain malah lebih besar nilainya, “ucap Wiwik.

Baca Juga :  Selasa  Depan, Lilik Terdakwa Korupsi Dispora Masuk Agenda Putusan, Pengacara Desak Inisiator Pemotongan 10 Persen Dikerangkeng

Terpisah, Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra saat dikonfirmasi Pojok Kiri (08/01) belum memberi jawaban terkait adanya tersangka lain. Ia meminta media untuk terus mengikuti prosesnya.

“Ikuti saja proses sidangnya sampai tuntas. Jika emang ada tersangka baru pasti kami rilis, “kata Denny. (Lis)

Sudah dibaca : 165 Kali