Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Proyek // Wisata

Menengok Dermaga Apung Nilai Rp. 596 Juta Di Danau Ranu Grati (3) #Bidang Destinasi “Disleding” Bidang Industri?

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Januari 2, 2020
Papan proyek dermaga apung

Pasuruan, Pojok Kiri

Catatan Pojok Kiri sebelumnya, Proyek ini kondisinya jauh dari kata istimewa. Tangga turun yang gak karu-karuan, kayu pecah dan keropos dipasang, pagar pembatas ada beberapa bagian yang mau lepas. Penasaran? Intip saja sendiri.

Kabarnya, untuk tangga, pasca pemberitaan Pojok Kiri langsung diperbaiki. Artinya nunggu ‘disemprot’ dulu baru Dinas Pariwisata bergerak.

Lepas dari itu, proyek dermaga apung di kawasan wisata Danau Ranu Grati yang digarap per kalender 19 Juli 2019 lalu sebagaimana info yang didengar Pojok Kiri, dalam prosesnya terjadi “pengambil alihan” kewenangan di internal Dinas Pariwisata.

Bagian tengah dermaga apung

Proyek dengan nilai Rp. 596 juta, tepatnya Rp. 596. 096. 432, 63, yang digarap oleh CV. Fajar Utama itu ada di Bidang Destinasi. Namun bidang yang dipimpin Endang ini kabarnya tidak dipercaya mengelola. Proyek itu dipercayakan ke Bidang Industri oleh sang Kadis. Benarkah demikian?

Pojok Kiri mencoba konfirmasi ke Kepala Bidang Destinasi, Endang, Senin (02/20) melalui sambungan telepon selulernya. Endang mengangkat telepon dan menjawab.

Namun saat ditanya soal proyek dermaga apung , Endang terkesan tidak menguasai. Ia lantas memanggil stafnya yang bernama Hari Agung untuk mejawab beberapa pertanyaan Pojok Kiri.

Dermaga apung danau ranu grati

Sederhana pertanyaan Pojok Kiri. Benarkah proyek dermaga apung di Danau Ranu Grati yang ada di Bidang Destinasi “disleding” Bidang Industri?

Hari Agung menjawab bahwa itu tidak benar. Menurut dia, untuk proyek dermaga apung di Danau Ranu Grati, ia yang menegang kendali sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK).

Baca Juga :  Proyek Dinas Binamarga Serupa Dengan Proyek Kluwut, Di Bujeng, Proyek Jalan Yang Baru Selesai, TPT-nya Juga Sudah Rompal

“Untuk PPTK nya saya yang pegang. Sedang untuk PPKom memag orang Bidang Industri yang pegang, namanya pak Budi. “kata Hari Agung.

Pejabat Pembuat Komitme (PPKom) adalah pejabat yang bertanggung jawab atas pelaksanaan pengadaan barang atau jasa. Dalam hal ini, siapa saja bisa pegang jabatan itu asal sudah mendapat sertifikasi. Tentunya tidak jadi masalah jika PPKom dipegang orang bidang lain.

Akan tetapi ada rumor yang menyebut, bahwa baik Hari Agung selaku PPTK maupun Budi selaku PPKom bukan orang yang berperan dalam hal proyek ini. Disebut, ada nama lain sekelas Kasi di Bidang Industri yang punya peran kuat. Siapa dia? (Lis-bersambung)

Sudah dibaca : 31 Kali