Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Pemerintahan

Jelang Tutup Tahun, Layanan Pembayaran Pajak Di BKD Diserbu Warga

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
27 Desember 2019

Kantor layanan pembayaran pajak di BKD yang duserbu wajib pajak

Pasuruan, Pojok Kiri
Jelang akhir tahun 2019, warga Kabupaten Pasuruan yang terdaftar sebagai wajib pajak (WP) menyerbu bidang pelayanan pajak di Badan Keuangan Daerah (BKD).

‘Penyerbuan’ yang dilakukan warga ini terlihat saat Pojok Kiri mendatangi kantor pendulang Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada di Jl. Panglima Sudirman, Pasuruan tersebut, Jum’at (27/12).

Sejak pintu masuk halaman kantor, Pojok Kiri melihat ratusan orang sudah berjubel di antrian layanan pembayaran pajak. Sebagian bahkan tampak menunggu di mushollah yang ada di depan kantor.

Penasaran ada penyerbuan apa, Pojok Kiri lantas menemui Kepala Bidang Pengendalian, Penagihan dan Pengembangan BKD, Fathurrahman.

Kepada Pojok Kiri, pria yang menyandang gelar Sarjana Ekonomi (SE) dan Magister Manajemen (MM) ini menerangkan, bahwa kedatangan warga yang merupakan para wajib pajak adalah untuk melakukan pembayaran pajak.

“Para wajib pajak selama ini memanfaatkan akhir tahun untuk melakukan pelunasan pajak. Jadi setiap akhir tahun seperti saat ini, kantor kami selalu diserbu para wajib pajak yang mau melunasi pajaknya, “terang Fathur panggilan akrabnya.

Para wajib pajak di kantor layanan pajak BKD

Sementara itu lanjut Fatkur, terkait membludaknya para wajib pajak di akhir tahun ini sudah diantisipasi olehnya. Dimana para petugas pelayanan sudah dibekali dengan teknik pelayanan cepat, serta para wajib pajak juga disiapkan kenyamanan ruangan yang memadai, serta disiapi minuman dan makanan kecil untuk bisa dinikmati selama menunggu.

Baca Juga :  Ada Dua Sosok Fenomenal Di Sekreariat DPRD Kabupaten Pasuruan, Kabarnya Salah Satu Akan Didepak

Lebih jauh menurut Fatkhur, untuk layanan pembayaran pajak di BKD, pihaknya tetap akan membuka hingga 31 Desember 2019 nanti.

Selain itu menurut Fatkhur, selama pembayaran pajak akhir tahun ini, para wajib pajak yang terlambat tidak dikenai denda administras alias dibebaskan dari denda.

Lepas dari itu, di catatan yang disampaikan Fatkhur hingga Jum’at (27/12) pukul 10. 00 WIB, ada 5 pajak yang sudah lebih 100 persen pencapaian.

Pertama pajak hotel. Dari target Rp. 9 miliar, BKD sudah mencapai Rp. 9, 3 miliar.  Lalu pajak restoran. Dari terget Rp. 21, 5 miliar, yang dicapai sudah Rp. 23, 8 milar.

Kemudian pajak penerangan jalan (PPJ) dari target Rp. 127 miliar, yang dicapai sudah lebih, yakni Rp. 128, 03 miliar. Selanjutnya pajak air tanah. Dari target Rp. 35, 5 miliar, capaiannya sudah melebihi, yakni Rp. 37, 8 miliar.

Yang terakhir adalah pajak bumi bangunan (PBB). Dari target Rp. 70 miliar, BKD mampu mencapai Rp. 70, 7 miliar.

“Catatan ini terhitung Jum’at (27/12) pukul 10. 00 WIB. Nanti hingga 31 Desember, hasilnya pasti akan lebih dari itu, “pungkas Fathur. (Lis)

Sudah dibaca : 139 Kali