Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pendidikan

Kadispendik Lakukan Sidak Ke SMPN 1 Rejoso, Terkait Dugaan Uang Siswa Miskin Digunakan Bisnis Sekolah

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Desember 20, 2019
Kadispendik, Iswahyudi didampingi Hasbullah saat lakukan sidak

Pasuruan, Pojok Kiri

Kadispendik Kabupaten Pasuruan, Iswahyudi akhirnya benar-benar bereaksi atas adanya dugaan dana siswa miskin melalui Program Indonesia Pintar (PIP) di SMPN 1 Rejoso yang digunakan sekolah untuk bisnis.

Jum’at pagi (20/12) sekira pukul 06.30, Kadispendik, Iswahyudi didampingi Sekretaris, Hasbullah yang baru dilantik sebagai Kadispora melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sekolah yang dipimpin Kepsek Khusaini tersebut.

Saat kedatangan Kadispendik, Kepsek Khusaini tidak berada ditempat.

Kedatangan orang nomor satu di dunia pendidikan Kabupaten Pasuruan ke.SMPN 1 Rejoso akhirnya disambut oleh Wakil Kepala Sekolah (Wakasek), Idris Zainudin bersama para guru lain.

Sementara itu, atas kedatangan Kadispendik, Wakasek lalu menjelaskan terkait dugaan uang PIP yang digunakan bisnin sekolah.

Kepada Kadispendik, Wakasek Idris Zainudin mengaku, pasca munculnya pemberitaan di Pojok Kiri, sekolah sudah memanggil seluruh wali murid yang anaknya ikut PIP. Dalam pertemuan itu, sekolah menawarkan untuk mengembalikan sisa uang ke murid. Namun menurut Wakasek, wali murid tidak mau.

“Jadi para wali murid memilih menitipkan uangnya di sekolah, alasannya jika ada kebutuhan sekolah mereka tidak repot, “kata Idris Zainudin.

Apa yang disampaikan Wakasek ini dibenarkan oleh Iswahyudi. Namun pria yang karib disapa Abah Is ini memerintahkan sekolah untuk tetap mengembalikan agar tidak timbul polemik.

“Saya perintahkan untuk tetap mengembalikan. Sebab meski niatnya baik dititipkan ke sekolah, tetapi jangan sampai timbul persepsi berbeda di luar,  “ujar Abah Is.

Baca Juga :  Ditagih, Soal Panggil Kepsek SMPN 1 Rejoso, Kadispendik Pastikan Besok Beraksi

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, dana siswa miskin melalui program PIP di SMPN 1 Rejoso usai dicairkan oleh murid diminta kembali oleh sekolah.

Ada informasi yang didapat Pojok Kiri, pencairan dana yang dilakukan murid kemudian diminta sekolah ternyata akal-akalan sekolah untuk ‘menjerat’ murid dan walimurid agar setiap kebutuhan dibelanjakan melalui sekolah. (lis)

Sudah dibaca : 116 Kali