Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pendidikan

Uang Murid Di SMPN 1 Rejoso ‘Ditahan’ Sekolah?

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Desember 16, 2019
Kepsek SMPN 1 Rejoso, Kusaini

Pasuruan, Pojok Kiri
Para murid SMPN 1 Rejoso harus gigit jari kala uang bantuan siswa miskin (BSM) untuk Program Indonesia Pintar (PIP) yang cair pada Desember ini tak bisa dinikmati secara bebas. Pasalnya, uang dari negara yang besaran persemester antara 250 hingga 450 ribu itu tak bisa mereka bawa pulang setelah diambil dari bank, karena pihak sekolah ‘menahan’ uang tersebut.

Catatan untuk SMPN 1 Rejoso, pencairan uang untuk tahun ini dilakukan 1 tahun atau langsung 2 semster.

Sejumlah wali murid kepada Pojok Kiri mengaku, setelah uang diambil dari bank, uang langsung diambil oleh sekolah melalui pengurus PIP yang dibentuk oleh sekolah.

“Setelah ambil dari bank, uangnya diminta oleh sekolah, “ungkap salah satu wali murid tanpa mau disebut nama.

Atas sikap sekolah ini, tentu saja membuat murid dan wali murid tak bisa mebelanjakan uang itu untuk kepentingan sekolah mereka sehari-hari.

“Uangnya diminta pak, ya tidak bisa belanja apa-apa untuk kepentingan sekolah, “ujar wali murid yang lain.

Terkait hal ini, Senin (16/12) Pojok Kiri mendatangi SMPN 1 Rejoso untuk mendapat klarifikasi. Namun sang Kepala Sekolah, Kusaini tidak berada di tempat.

Kedatangan Pojok Kiri sempat diterima Wakasek, Idris Zainudin. Namun ia mengaku tidak bisa memberi penjelasan. (Ziz)

Sudah dibaca : 39 Kali