Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pemerintahan // Proyek

Garap Proyek Drainase Rp. 800 Juta Di Kersikan, Caranya Mirip Keduk Kuburan!

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
12 Desember 2019

Proyek drainase yang sedang dikerjakan

Pasuruan, Pojok Kiri
Pelaksanaan proyek paket kontruksi drainase yang ada di lingkungan Kemaden, Kelurahan Kersikan, Kecamatan Bangil yang didanai anggaran pemerintah Kabupaten Pasuruan senilai Rp.828.636.000 dengan nomor kontrak 621.5/4.02.09/424.075 dengan pelaksana CV. Natamas, terkesan ngawur bak keduk kuburan! Pasalnya, proses pekerjaan di tepi jalan kampung itu bukannya membuat warga senang, tapi justru bikin emosi.
Bagaimana tidak, saat pelaksanaan proyek ratusan juta itu, di sekitar lokasi sama sekali tidak diberi tanda bahwa sedang ada kegiatan proyek.
Akibatnya, banyak pengguna jalan yang harus dibuat kelimpungan saat melintas di lokasi pekerjaan. Mereka khususnya yang membawa kendaraan roda 4 terpaksa harus balik mundur karena jalan yang akan dilalui ditutup material. Hal ini tentu saja sangat menyusahkan karena jalannya sempit.
Gilanya! Pihak pelaksana tidak memberi atau memasang tanda apapun di jalan yang harusnya ditutup.
Pojok Kiri yang melintas di lokasi proyek menggunakan kendaraan roda 4, Kamis (12/12) merasakan sendiri kengawuran pelaksana dalam menggarap proyek. Pelaksana sangat mengabaikan keselamatan warga.
Tak hanya Pojok Kiri, Lurah Kersikan Reza mengaku juga mengalami hal yang sama. Ia membawa kendaraan roda 4 nya melintas mau melewati lokasi proyek. Ia-pun harus mundur karena jalan ternyata tertutup oleh material.
“Saya juga mengalami kemarin. Saat mau lewat teryata jalan penuh material, “ujarnya.

Papan proyek

Pantaskah proyek seharga Rp. 800 juta dikerjakan bak menggali kubur. Jika soal keselamatan saja diabaikan, bagaimana dengan pekerjaan fisiknya. Proyek ini patut untuk dipelototi. (Lis)

Baca Juga :  Wabup Sidak Proyek Binamarga Hancur Di Kluwut, Wonorejo, Kata Wabup 'Ojok Jupuk Bathi Akeh-Akeh'
Sudah dibaca : 190 Kali