Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Kejaksaan // Peristiwa

Naik Becak, Tim Kejari Kabupaten Pasuruan Beri Pesan Lawan Korupsi, Stop Korupsi Atau Meringkuk Di Bui

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Desember 10, 2019
Lawan korupsi, tim adhyasa Kejari Kab. Pasuruan

Pasuruan, Pojok Kiri
Moment hari anti korupsi 9 Desember diperingati sedikit berbeda oleh korps adhyaksa Kabupaten Pasuruan.

Tim baju coklat Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan dipimpin Kajari, H. Ramdhanu Dwiyantoro melakukan aksi turun jalan untuk memberikan pesan kepada masyarakat  guna perang melawan korupsi.

Namun aksi turun jalan yang dilaksanakan Senin (09/12) oleh korps adhsaksa ini bukan untuk berdemo.

Mereka tidak berteriak layaknya demo, tetapi tim penegak hukum ini serentak naik becak sambil mengenakan kaos warna hijau dikarak menuju alun-alun Bangil.

Alat berat milik negara dikasih pesan anti korupsi oleh srikandi Kejari Kab. Pasuruan

Start dimulai di depan gedung TP4D, Dermo. Perjalanan naik becak yang menempuh jarak sekitar 1 km itu sempat menjadi perhatian warga, bahkan banyak yang bertanya ada acara apa.

Sebagian warga mengira arak-arakan naik becak itu merupakan giat sunat masal. Tetapi setelah diketahui yang naik banyak wanita dan membawa spanduk peringatan hari anti korupsi, mereka baru tahu jika yang diarak adalah tim Kejari Kabupaten Pasuruan yang menyampaikan pesan anti korupsi.

Arakan becak dari kantor TP4D menuju alun-alun Bangil sempat membuat macet jalan raya. Namun hal ini tidak membuat warga kesal, karena warga ternyata juga mendukung pemberantasan koprupsi.

Sesampai di alun-alun Bangil, tim adhyaksa lalu bergerak membagi sticker. Para pengguna jalan di depan alun-alun Bangil satu persatu dikasih sticker pesan anti korupsi.

Kajari Kabupaten Pasuruan, H. Ramdhanu Dwiyantoro menandaskan, giat peringatan hari anti korupsi 9 Desember ini adalah bentuk pengingat kepada semua pihak, khususnya yang mengelola uang negara agar tidak melalukan korupsi.

Baca Juga :  Vonis Atas 'Tumbal' Dispora, Buka Gerbang 'Neraka' Baru? Siap-Siap Buat Yang Pernah Jadi Saksi Di Sidang Lilik

“Jangan korupsi jika tidak ingin meringkuk di dalam bui, ‘tandas Kajari. (Lis)

Sudah dibaca : 189 Kali