Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pendidikan

Jaga Harmoninasi Anak Dan Orangtua, Kepsek SMPN 7 Hentikan Absensi Fingerprint

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Desember 6, 2019
Kepsek SMPN 7, Li’ami

Pasuruan, Pojok Kiri
Adanya persoalan di SMPN 7 Kota Pasuruan terkait penggunaan alat fingerprint yang berakibat pada ketidak harmonisan anak dan orangtua karena ada perbedaan laporan antara absensi dengan laporan kehadiran akhirnya diselesaikan oleh pihak sekolah.

Kepada Pojok Kiri, Jum’at (06/12), Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 7, Li’ami mengaku akan menghentikan absensi dengan teknologi sidik jari itu.

“Kami, pihak sekolah dan komite sudah sepakat untuk menghentikan absen menggunakan fingerprint. Rencana penghentian itu akhir Desember. Saat ini masih kami lakukan evaluasi, “kata Kepsek Li’ami.

Rencana penghentian ini lanjut Li’ami didasari adanya keluhan wali murid yang selalu mendapat laporan jika anaknya erlambat masuk sekolah. Padahal pengakuan anaknya dan disaksikan teman-temannya, si anak tidak pernah telat.

Laporan salah dari sekolah ini menjadi masalah di dalam keluarga. Si anak jadi dimarahi orangtua, sedang si anak berusaha mempertahankan fakta bahwa ia tidak pernah telat.

Lepas dari itu, Kepsek berharap kepada wali murid, agar jika ada keluhan untuk langsung menyampaikan ke sekolah. Ia juga meminta maaf atas adanya kejadian yang berkibat pada ketidak harmonisan orangtua dan anak. (ziz)

Sudah dibaca : 58 Kali