Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pemerintahan

Mangkrak 1 Tahun, Proyek Kampung Pia Gempol Dilanjut, Anggaran Besar, Warga Soroti Perencanaan Yang Terkesan Asal-Asalan

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Desember 2, 2019

Pasuruan, Pojok Kiri
Proyek Kampung Pia (kue Pia, red) di di Dusun Warurejo, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol tahun ini dilanjut. Tak main-main, untuk proyek tahap 2 ini anggaran yang dikucurkan senilai Rp. 1, 6 miliar, yang tepatnya, Rp. 1. 642.756.000,-.

Proyek yang tujuannya menjadi sentra produk kue Pia ini sempat mangkrak selama 1 tahun.

 

Bangunan lama kampung Pia

Pada tahun 2017, gedung kampung Pia ini dibangun yang kemudian dibiarkan mangkrak setelah 2018 tak ada dukungan dana kelanjutannya.

Pada proyek pertama tahun 2017, dana yang dikucurkan untuk proyek ini juga tidak sedikit. Nilainya mencapai Rp. 1, 1 miliar.

Namun proyek yang menggunakan dana APBD Kabupaten Pasuruan ini mendapat sorotan negatif dari masyarakat terkait perencanaannya. Sebab dengan nilai anggaran sebesar itu perencanaan oleh Dinas pengusung yakni, Disperindag dinilai asal-asalan.

Catatan yang disampaikan salah satu warga setempat bernama Badrun,  posisi bangunan Kampung Pia atau sentra produk kue Pia yang berada di tepi jalan arteri ini terlalu di bawah atau lebih rendah dari jalan. Apalagi menurutnya, jalan arteri masuk zona jalan merah yang laju kendaraan kencang, sehingga dikhawatirkan pengendara tidak melirik kampung pia yang posisinya di bawah .

“Harusnya dengan anggaran sebesar itu, tanah diurug dulu disamakan dengan tinggi jalan. Jika seperti sekarang ini, takutnya malah sia-sia. Anggaran besar jangan sampai endingnya malah mangkrak, “kata Badrun.

Baca Juga :  Temukan Banyak Penyimpangan Anggaran Di Desa Karangasem, Forum Komunikasi LSM Pasuruan Segera Laporkan Sang Kades

Hingga berita ini turun, Pojok Kiri berlum berhasil mengkonfirmasi Edi Suwanto, Kepala Disperindag Kabupaten Pasuruan. Nomor teleponnya di  0823300027xx saat dihubungi, Senin (02/12) tidak aktif. (Lis)

Sudah dibaca : 548 Kali