Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Hukum

Dana Dispora  Disebut Juga Masuk Ke Kantong LSM Dan Tim Sukses

Redaksi Pojok Kiri Pasuruan
29 November 2019


Pasuruan, Pojok Kiri
Aliran dana dugaan korupsi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) anggaran tahun 2017 disebut mengalir ke sejumlah kantong pihak luar.

Catatan ini disampaikan Ismail Makki saat datang ke kantor Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Pasuruan, Rabu (27/11) guna mendesak jaksa untuk menindaklanjutinya.

Makki yang ditemui Kasi Pidsus, Denny Saputra didampingi jaksa Pidsus, Mada di ruangan jaksa yang juga dihadiri 3 wartawan dalan kapasitas diundang, serta satu orang bersama Makki bernama Joko Wijanarko yang juga mengaku dari media mendengarkan catatan “mulut” Ismail Makki yang menyampaikan adanya aliran dana ke sejumlah kantong.

Dari catatan itu, anggaran tahun 2017 yang kini menjerat Lilik sebagai tersangka disebut juga masuk ke sejumlah kantong termasuk LSM dan tim sukses.

“Ariek-Arek wartawan bisa menguraikan terkait temuan termasuk Ke LSM dan tim sukses, “kata Ismail Makki.

Dalam kesempatan itu, Ismail Makki tidak menyebut LSM mana yang dimaksud, serta tim sukses siapa.

Sementara itu, kepada jaksa, Ismail Makki ‘mengajari’ dengan seolah-olah meminta jaksa memberikan statemen yang membuat takut para penerima anggaran Dispora.

“Kejaksaan ngomong ngene tok, akan mengamati dan memantau sebagai pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) sebagai tindaklanjut kasus Dispora. Itupun akan menjadi ketakutan, “tukas Makki.

Kedatangan Ismail Makki sekitar pukul 09.00 WIB itu sempat tidak disangka oleh Pojok Kiri. Sebab dalam ‘undangan’ dari salah satu wartawan ke WA Pojok Kiri, disebut ada berita penyerahan data aliran dana 350 juta ke istri pejabat.

Baca Juga :  Suryono Pane, Kuasa Hukum Bupati Laporkan Ismail Makki Ke Polres Pasuruan

Pojok Kiri yang datang lebih dahulu dan duduk di ruang jaksa sedikit terkejut ketika yang muncul adalah Ismail Makki yang kemudian bercerita adanya fakta persidangan kasus Dispora dan menyebut adanya aliran dana masuk ke kantong-kantong ‘liar’. (Lis)

Sudah dibaca : 425 Kali
 







Berkomentarlah yang baik. Apa yang anda sampaikan dalam komentar adalah tanggungjawab anda sendiri