Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hukum

Minta Panggil Penikmat Aliran Uang Dispora, LSM Format Temui Kasi Pidsus

   Redaksi Pojok Kiri Pasuruan    Pada: November 27, 2019

Lsm minta panggil

Pasuruan, Pojok Kiri
Dua kali sidang saksi dugaan korupsi Dinas Pemuda Dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Pasuruan telah memunculkan banyak fakta baru terkait aliran dana dinas baru tersebut.

Lilik Wijayanti Budi Utami sang terdakwa dalam sidang di PN Tipikor, Surabaya, Selasa (26/11) “ngoceh’ soal aliran dana Dispora yang membawanya masuk ke dalam penjara.

Dalam persidangan terkuak, ada sejumlah dana yang mengalir ke beberapa orang dengan jumlah yang berfariasi.

Lilik melalui kuasa hukumnya, Wiwik mengatakan, ada dana yang digunakan untuk pemasangan baliho 10 titik atas perintah Bupati ke Dispora melalui asisten 1, lalu ada dana yang mengalir ke Sekda sebesar Rp. 2 juta rupiah.

“Ada juga dana pulsa hingga Rp 5 juta untuk Kadispora, lalu ada dana yang mengalir untuk sangu umroh Rp. 5 juta tapi tidak disebut kw siapa. Jadi banyak dana Dispora yang mengalir keluar, “ujar Wiwik.

Lepas dari itu, Rabu (27/11) ketua LSM Forum Masyarakat Timur (Format), Ismail Makki mendatangi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan guna mendesak agar pihak kejaksaan memeriksa semua pihak yang terindikasi menerima aliran dana dari Dispora.

Ismail yang ditemui Kasi Pidsus Denny Saputra menyampaikan, ada dana Dispora sebesar Rp. 350 juta yang masuk ke istri Bupati untuk kepentingan umroh.

“Aliran dana Dispora itu banyak orang luar yang menerima, mulai dari tim sukses, termasuk istri Bupati senilai Rp. 350 juta untuk umroh. Jaksa harus berani memanggil untuk diperiksa, “kata Ismail Makki.

Baca Juga :  Enak Nonton TV, Pri 50 Tahun Di Purwodadi Dibacok Orang Gila   

Sementara itu, Kasi Pidsus Denny Saputra mengatakan, untuk menindaklanjuti itu, pihakmya masih menunggu proses hukum yang sedang berjalan.

“Pada intinya kami masih menunggu hingga seluruh saksi selesai diperiksa di muka persidangan guna menentukan langkah selanjutnya, mengingat kondisi saat ini masih banyak saksi yang belum diperiksa, “kata Denny.

Sejauh ini Pojok Kiri belum mendapat konfirmasi dari beberapa nama yang disebut Lilik melalui kuasa hukumnya, Wiwik. Mulai Munib, mantan Kadispora maupun Sekda Agus Sutiadji, semuanya belum bisa dikonfirmasi. Nomor telephon mereka saat dihubungi Pojok Kiri, Rabu (27/11) ada nada sambung tapi tidak diangkat.
Sedangkan soal istri Bupati sebagaimana yang dikatakan Ismail Makki telah menerima aliran dana sebesar Rp. 350 juta, Pojok Kiri juga belum mendapatkan konfirmasi kebenarannya. (Lis)

Sudah dibaca : 153 Kali