Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Uncategorized

Terkait Adanya Penggelembungan Suara Di Pilkades Kejapanan, 4 Cakades Minta Dilakukan Pemilihan Ulang

Pojok Kiri Pasuruan
25 November 2019

4 Cakades Kejapanan saat kumpul

Pasuruan, Pojok Kiri
     Soal adanya pengelembungan suara di Pilkades Kejapanan berbuntut panjang.
    Muzzaki calon kepala desa (Cakades) nomor urut 2 kepada Pojok Kiri, Senin (25/11) menyatakan, ia dan calon lain telah sepakat untuk mengusut kasus ini.
    “Tadi malam (Minggu, 24/11) kami para calon nomor urut 1, 2, 4 dan 5 sudah bertemu. Dalam pertemuan itu, kami sepakat untuk mengusut adanya kecurangan yang dilakukan calon nomor urut 03 saudara Randy S, serta dugaan adanya keterlibatan panitia untuk memenangkan calon 03. Kami tidak bisa terima begitu saja penyampaian panitia yang menyebut ada kesalahan tulis warga yang hadir. Intinya kami ingin dilakukan pemilihan ulang, atau saudara Randy S didiskwalifikasi karena telah melakukan  kecurangan, “ujar Muzzaki.
    Terkait kecurangan apa yang dilakukan calon nomor 03, Randy S, Muzzaki menyampaikan ada bukti penangkapan mobil penjemputan yang dikirim calon 03. Padahal sebelumnya sudah disepakati tidak ada penjemputan.
    “Dalam hal ini panitia membiarkan calon 03 melakukan penjemputan itu. Hal ini jelas menyalahi Perbub. Selain itu juga ada money politik yang dilakukan calon 03  Panitia harus bertanggung jawab dan harus dilaksanakan pilihan ulang karena Pilkades Kejapanan cacat hukum, “ucap Muzzaki.
    Sementara terkait adanya penggelembungan suara, Muzzaki menandaskan, bahwa dari daftar hadir dan surat panggilan ada kurang lebih 8081. Tetapi total surat yng tercoblos lebih banyak dengan jumlah 9081.
    Catatan kelebihan ini sempat ditangapi Juadi, sekretaris desa yang juga sekretaris panitia. Menurut dia, salah satu dusun, yakni Dusun Kejapanan yang hadir 2000 orang pemilih. Namun oleh bagian pencatat salah menuls hanya 1000.
    “Hanya salah tulis saja, yang hadir dari Dusun Kejapanan 2 ribu pemilih. Tetapi salah tulis hanya 1 ribu. Jadi tidak ada masalah, “kata Juadi.
    Apa yang dikatakan Juadi ini ditanggapi keras oleh Muzzaki, menurutnya, jika salah tulis kenapa itu dinyatakan saat surat suara sudah dihitung.
    “Sekitar jam 5 sore surat suara sudah ditandatangani dengan jumlah 8081, tapi kenapa tengah malam berubah menjadi 9081, ini bukan salah tulis, tapi dugaan kami memang terencana. Apalagi saya sempat menemui satu orang mencoblos dua kali. Saya lihat di depan mata saya sendiri, “ungkap Muzzaki.
   Ssbagaimana diketahui, Pilkades Kejapanan memanas karena diduga ada penggelembungan suara yang konon bertambah ke calon 03 hingga menjadi juara. Tak tanggung-tanggung, jumlah yang menggelembung mencapai 1000 suara.
    Para Cakades tentu tak terima, mereka minta Pilkades diulang atau Calon 03 digugurkan.
    Sejauh ini, Pojok Kiri belum mendapat konfirmasi dari calon 03 Randy S. Ketua panitia, Faisol juga tidak mengangkat telepon saat dihubungi. (Lis)

Baca Juga :  Pertapaan Indrokilo Pasuruan, Wisata Desa Yang Disembunyikan Pemerintah?
Sudah dibaca : 202 Kali