Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Peristiwa

Warga Tiga Desa Di Kecamatan Beji Marah Akibat Limbah, DLH Tak Tampak Batang Hidungnya

   Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Oktober 7, 2019

Lebel: Limbah Pabrik Demo

Saat protes warga akibat limbah

Pasuruan, Pojok Kiri
     Ratusan warga dari Tiga desa di Kecamatan Beji, yakni Sidowayah, Kenep dan Bujeng marah. Mereka sudah tak tahan menahan emosi akibat bau limbah yang mengalir di sungai kawasan tempat tinggal mereka.
     Kemarahan para warga ini diluapkan dengan menggelar demo di jalan raya Bangil-Pandaan, tepatnya di Desa Bujeng, Senin pagi (07/10).
     Dalam aksinya, mereka menutup akses jalan utama yang menghubungkan Bangil-Pandaan dengan memajang berbagai poster protes kepada pemerintah, termasuk membakar ban bekas di tengah jalan.

     Efendi, salah satu warga yang ikut demo mengatakan, protes warga ini dipicu adanya bau busuk limbah yang dibuang ke Sungai Kaliwangi.
     Menurut Efendi, ada 4 perusahaan yang terlibat dalam pembuangan limbah ke sungai. Mereka adalah PT CS 2 Pola Sehat, PT. Setia Pesona Cipta, PT. Inaco Jelly dan PT. Behaestex.
     Dalam protes warga, mereka meminta pemerintah untuk turun tangan melakukan penindakan terhadap perusahaan pencemar.
     Aksi warga yang membuat arus Bangil-Pandaan lumpuh itu mendapat perhatian Camat Beji H. Goni. Camat muda ini datang ke lokasi demo untuk menenangkan warga.
     Bersama dengan anggota Muspika, H. Goni lalu berjanji untuk menyelesaikan masalah limbah ini. Ia mengaku akan melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
     Konyolnya, saat warga berjuang untuk menghentikan aksi jahat perusahaan yang membuang limbah ke sungai, pihak DLH justru tak ada respon.
    Sejak demo digelar, DLH sama sekali tidak menampakkan batang hidungnya. (isb)

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Ramaikan Resepsi Peringatan Hari Lingkungan Hidup Se Dunia

Sudah dibaca : 121 Kali