Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Peristiwa

Kapolres Pasuruan Bareng Mahasiswa Lakukan Sholat Ghoib Dan Do’a Bersama, Bentuk Empati Dan Belasungkawa Atas Meninggalnya Dua Mahasiswa Dalam Unras Kendari

Pojok Kiri Pasuruan
28 September 2019

Saat laksanakan sholat ghoib

Pasuruan, Pojok Kiri
     Sebagai bentuk empati dan belasungkawa atas meninggalnya Dua mahasiswa Universitas Halu Oleo, Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), yakni Immawan Randy (21), Mahasiswa Perikanan semester 7 yang juga kader PMII, dan Muhammad Yusuf Kardawi (19), Mahasiswa jurusan teknik D3 saat mengikuti aksi unjuk rasa di Gedung DPRD Sultra, Kamis (26/9), Kapolres Pasuruan, AKBP Rofiq Ripto Himawan, SIK, SH, MH diikuti para Pejabat Utama (PJU), diantaranya Wakapolres, Kompol Supriyono S.Sos, Kasat Intel AKP Abul Imam, SH, Kasat Binmas AKP Safiudin SH, KBO Intel IPTU Pujiyono SH, dan Kasie Propam IPDA Arief RH bersama para akademisi dari sejumlah sekolah tinggi dan universitas, serta para mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), serta Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) melakukan do’a bersama Jum’at (27/09), sekira pukul 19.00 WIB di di masjid Polres Pasuruan.

Saat do’a bersama

     Hadir dalam kesempatan itu, sejumlah tokoh akademisi baik dari kalangan rektorat maupun mahasiswa, diantaranya Robet, Ketua STKIP Pasuruan yang juga unsur HMI, Abdul Hamid, Ketua Univ Yudharta yang juga unsur GMNI, Ahmad Roni. H dari Staipana yang merupakan unsur PMII, Sa’adah, Kohati Korkom Pasuruan, unsur HMI serta sejumlah tokoh mahasiswa lain yang tergabung dalam gerakan mahasiswa tersebut.
     Sementara itu, dalam hal do’a bersama yang dilakukan, Kapolres jajaran bersama unsur mahasiwa bersama-sama melaksanakan sholat ghoib, yang dilanjutkan dengan pembacaan Yasin dan Tahlil.
     Dalam kesempatan itu, Kapolres berharap kepada semua pihak, khususnya para mahasiwa di Kabupaten Pasuruan tidak terprovokasi atas kejadian bentrok antara mahasiswa dan polisi sebagaimana yang terjadi di Kendari.
     “Semoga para almarhum mendapat tempat yang indah di sisi sang pencipta, tak ada gading yang tak retak, namun semua dapat diperbaiki. Kami dari jajaran Polres Pasuruan berharap dan yakin, mahasiswa di Kabupaten Pasuruan seirama untuk tidak terprovokasi. Untuk itu, satukan kepalan tangan, saling menjaga kondusifitas dengan saling berkoordinasi yang baik, positif dan berkesinambungan. Siapa yang membuat lingkungan kita aman dan tenang, kalau bukan kita sendiri, “tukas Kapolres. (Lis)

Baca Juga :  Ya Allah....!!! Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Nyangkut Di Parit Dusun Jembrung Dua, Bulusari
Sudah dibaca : 281 Kali