Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pemerintahan

Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan Periode 2019-2024 Resmi Dilantik, Langsung Start Bentuk AKD Dan Godok PAK

   Pojok Kiri Pasuruan    Pada: September 18, 2019

Saat Pelantikan Pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan

Pasuruan, Pojok Kiri
     Selasa (17/09) sekira pukul 19.00 WIB, pimpinan DPRD Kabupaten Pasuruan periode 2019-2024 resmi dilantik.
     Peroses pelantikan itu secara ceremony dilakukan dengan pengambilan sumbah atau janji di ruang rapat kantor DPRD Kabupaten Pasuruan.
      Ada 4 nama yang sudah ditetapkan sebagai pimpinan dengan kapasitas 1 Ketua dan 3 Wakil Ketua. Mereka masing-masing Sudiono Fauzan asal PKB akan duduk sebagai Ketua, lalu Andre Wahyudi dari PDI Perjuangan Wakil Ketua 1, disusul Rusdi Sutedjo dari Partai Gerindra duduk di Wakil Ketua 2, dan Rias Yudikari Drastika dari Partai Golkar duduk di kursi Wakil Ketua 3.
     Hadir dalam acara sakral 5 tahunan itu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), serta undangan dari unsur ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda serta undangan lain.
     Pelantikan pimpinan DPRD ini sendiri bak guyuran air hujan bagi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Pemerintahan Kabupaten Pasuruan. Pasalnya, seluruh OPD saat ini sedang kamarau anggaran dan butuh kucuran dari Perubahan Anggaran Keuangan (PAK). Dengan dilantiknya Pimpinan DPRD, diharapkan ada kepastian PAK didok.
     September akhir adalah batas waktu yang diperbolehkan secara aturan untuk menetapkan atau dilakukan persetujuan DPRD atas perubahan anggaran tersebut. Waktu 13 hari pasca pelantikan diharapkan mampu mengolkan PAK yang menjadi harapan seluruh OPD. Sebab jika tidak rampung dalam waktu itu, maka dipastikan tidak ada PAK di tahun anggaran 2019 ini.
     Sejauh ini sebagaimana informasi yang didapat Pojok Kiri, untuk draf PAK sudah ada di meja DPRD. Akankah PAK mulus atau gagal?
    Sudiono Fauzan Ketua DPRD yang baru dilantik bersama 3 Wakil Ketuanya saat dikonfirmasi Pojok Kiri mengatakan, untuk PAK pihaknya akan  berusaha menyelesaikan hingga 30 September nanti. Saat ini menurut politisi PKB ini, start awal pasca pelantikan adalah membentuk Alat Kelengkapan Dewan (AKD).
     AKD itu sendiri sebagaimana catatan umum ada banyak fariabel, meliputi pimpinan, Badan Musyawarah (Bamus), komisi,, Badan Legislasi Daerah (BLD), Badan Anggaran, Badan Kehormatan dan alat kelengkapan lain yang diperlukan dan dibentuk melalui rapat paripurna. (Lis)

Baca Juga :  Soal Insentif Honorer K2 Yang Belum Terbayar Satu Bulan, Ini Kata Kadispendik, Iswahyudi

Sudah dibaca : 119 Kali