Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Pemerintahan

Soal Rumdin Perhutani Di Pecalukan , Prigen Dijadikan Vila Mesum Dan Tempat Karaoke, Mantri Hutan Sebut Sudah Ada Ijin KRPH Malang

   Pojok Kiri Pasuruan    Pada: September 13, 2019

Rumdin Perhutani yang kini berubah fungsi menjadi vila dan tempat karaoke

Pasuruan, Pojok Kiri
     Terkait Rumah Dinas (Rumdin) Perusahaan Hutan Negara Indonesia (Perhutani) yang berada di Jalan Wilis, Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan berubah menjadi vila bebas alias vila yang digunakan untuk mesum serta sebagai tempat karaoke, sejumlah pegawai Perhutani yang memiliki jabatan lumayan tinggi di Wilayah Resort Pemangku Hutan (RPH) Regional Malang yang meliputi Mantri Hutan wilayah Prigen, Humas Perhutani Regional Malang, bahkan sampai Asisten Perhutani (Asper) saling lempar tanggungjawab saat ditanya Pojok Kiri.
    Dwi, Mantri Hutan wilayah Prigen saat dikonfirmasi Pojok Kiri di kantor Unit Pelaksana Pengembangan Perlebahan ( UP3) Perum Perhutani Unit II Jawa Timur (Jatim) yang ada di kawasan Pedukuhan Pesanggrahan, Kecamatan Prigen, Kamis (12/09), ia mengatakan kalau villa itu sudah mendapat ijin dari Kepala Resort Pemangku Hutan (KRPH) Malang.

Salah satu aktivitas berkaraoke dan bermesum ria di Vila Perhutani

     Namun soal ijin yang dimaksud, Dwi tidak mampu menunjukkan fisik ijinnya ketika diminta oleh Pojok Kiri. Dwi malah meminta Pojok Kiri untuk menghubungi bagian Humas kantor di Malang.
     Selanjutnya Pojok Kiri menghubungi Humas KRPH Regional Malang yang bernama Dedi melalui nomor phonsel 0812-3302-7xxx. Lucunya, Dedi mengaku tidak mempunyai hak untuk menjawab dan dialihkan kepada Asper wilayah Lawang Barat yakni di Kabupaten Pasuruan.
     Sementara sang Asper, Nur saat dicari di kantornya tidak berada di tempat. Ia yang kemudian dihubungi di nomor ponselnya 0813-3348-8377 mengatakan kalau di Prigen tidak ada rumah dinas Asper.
     Rumah dinas Perhutani yang konon berubah fungsi menjadi vila dengan sebutan Vila UP3 ini memang bukan rahasia baru. Selama ini Vila yang kini disewakan secara bebas bahkan dilengkapi sarana karaoke termasuk menjadi sorga orang-orang untuk berbuat mesum ini sudah dipublikasikan dengan sengaja masuk dalam sebutan penginapan.
     Entah ada ijinnya atau tidak, yang pasti Pojok Kiri telah mendapati fakta, vila itu bisa disewa secara bebas baik untuk istirahat biasa maupun untuk berpesta dan bermesum ria. (isb)

Baca Juga :  Diam-Diam Pemkab Pasuruan Pesan Alat Swab Covid-19 Rp 3, 5 Miliar Melalui Mekanisme Penunjukan Langsung?
Sudah dibaca : 511 Kali