Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

//Hukum // Peristiwa

Akui Khilaf, Ini Pernyataan Yang Dibuat Anjar Di Polres Pasuruan

Pojok Kiri Pasuruan
28 Agustus 2019

Surat Pernyataan yang dibuat oleh Anjar


Pasuruan, Pojok Kiri
     Langkah pihak Ansor yang melaporkan Anjar ke Polres Pasuruan atas postingan di Facebook (FB) yang dianggap menghina Bupati endingnya berbuah manis. Pihak Ansor yang dalam hal ini dikomando oleh Saad Muafi dan Karim didampingi sang penasihat, Samsul Hidayat masih mau memberi maaf kepada Anjar asalkan ia mau minta maaf secara terbuka melalui media sosial (Medsos) dan media cetak.
     Waktu yang diberikan oleh Ansor selaku pelapor adalah 3 kali 24 jam. Jika lebih dari itu Anjar tidak merespon, pihaknya akan mengambil langkah lanjutan.
     Namun demikian, meski syarat permintaan maaf secara terbuka belum dilakukan, di Polres Pasuruan saat mediasi proses kekeluargaan berlangsung, Anjar sudah meminta maaf melalui surat pernyataan yang ia buat.
    Dalam surat yang ditulis tangan itu, Anjar mengakui bahwa akun ‘Suryo Ageng’ itu adalah miliknya.
    Ia juga mengakui bahwa yang menulis postingan ‘”Bajumu Putih Hatimu Hitam Wahai….. Bupatiku, Kelak Di Neraka Tak Kancani’ memang dia.
     Atas postingan di akunnya itu, dalam surat pernyataan, Anjar mengakui bersalah dan khilaf. Ia juga menuangkan kalimat minta maaf serta  tidak akan mengulangi lagi. Jika sampai terulang, Anjar mengaku siap diproses secara hukum. (Lis)

Baca Juga :  Hasil Audit Inspektorat Tinggal Tunggu Tanda Tangan Bupati? Kata Prima Pengurus LIRA Jatim, Bupati Jangan Jadi Penghambat Proses Hukum

Sudah dibaca : 446 Kali
 







Berkomentarlah yang baik. Apa yang anda sampaikan dalam komentar adalah tanggungjawab anda sendiri




close