Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hot // Pendidikan

Viral!!! Beredar Video Perkelahian Anak Sekolah Di Kelas, Kabarnya Mereka Adalah Siswa SMK Yadika Bangil

   Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Maret 10, 2019

Capture video perkelahian yang disebut terjadi di kelas SMK Yadika Bangil

Pasuruan, Pojok Kiri
     Dunia Pendidikan Kabupaten Pasuruan, khususnya tingkat sekolah menengah tercoreng dengan ulah siswa didiknya. Pasalnya, sekolah yang harusnya dijadikan tempat belajar justru berubah fungsi menjadi tempat berkelahi.
     Sabtu (09/03), beredar video melalui pesan whatsapp adanya perkelahian dua siswa berseragam pramuka di sebuah kelas. Dalam video tersebut, dua siswa ini terlihat saling dorong kemudian saling pukul dan saling tendang.
     Perkelahian dua remaja sekolah ini disaksikan banyak teman-teman sekelasnya. Sebagian besar dari mereka tampak menonton perkelahian itu tanpa ada upaya melarai.
     Setelah perkelahian terjadi dan tendangan-tendangan dirsakan keduanya, barulah ada salah satu siswi berteriak agar mereka berhenti berkelahi. Setelah teriakan siswi itu, barulah ada dua siswa yang kemudian melerai.

     Kebar menyebut, perkelahian di kelas yang dilakukan para siswa dengan berseragam sekolah pramuka ini terjadi di SMK Yadika Bangil. Mereka yang berkelahi sebagaimana info yang diterima Pojok Kiri adalah siswa kelas XI.
     Video yang berdurasi sekitar 30 detik itu kini sudah beredar luas. Banyak masyarakat yang menyayangkan kejadian tersebut.
     Hanan, salah satu tokoh pemuda Pasuruan yang juga pemerhati dunia pendidikan mengaku sangat prihatin. Ia yang merupakan ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Cinta Damai Pasuruan berharap para guru atau kepala sekolahnya melakukan tindakan tegas agar kejadian sama tidak terulang.
     “Kejadian seperti ini sangat memalukan dan mencoreng dunia pendidikan, harus ada ketegasan pihak sekolah agar tidak ditiru siswa lain, “ucap Hanan.
     Sementara itu, Kepsek SMK Yadika Bangil, Eko saat dikonfirmasi Pojok Kiri melalui pesan Whatsapp, Minggu (10/03) membenarkan kejadian itu. Menurutnya, terjadinya perkelahian karena bercanda yang berlebihan.

     “Menurut informasi anak-anak di kelas, mereka ini awalnya bercanda, kemudian timbul perkelahian itu, “ujarnya. Atas kejadian ini, Eko mengaku segera memanggil para siswa yang terlibat, termasuk orang tuanya.
     “Senin (11/03) kita dipanggil semua siswa dan orang tuanya, yang pasti kita akan berikan sanksi, “tegas Eko. (isb/lis)

Baca Juga :  Kawal Penangan Kasus Dugaan Korupsi Di Pemkot Pasuruan, Lujeng Sudarto, Bos Kompak Tembus Komisi Kejaksaan RI

Sudah dibaca : 185 Kali