Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hukum // Pendidikan // Peristiwa

Kepsek Sudah Curiga Ada Aktor Di Balik Demo ‘Tak Bermoral” Siswa Siswi SMKN 1 Rembang #Komnas Anak: Kita Bantu Cari Aktornya, Kita Pidanakan

   Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Oktober 15, 2018

Samsuri dan para Waka saat berhadapan dengan Komisi 4 DPRD

Pasuruan, Pojok Kiri
     Samsuri, Kepala Sekolah (Kepsek) SMKN 1 Rembang terlihat jelas dari wajahnya jika ia sangat tertekan dengan kejadian Demo Siswa Siswinya yang disebutnya sangat buruk. Di hadapan anggota Komisi 4 DPRD Kabupaten Pasuruan, Senin (15/10), Samsuri yang konon disebut sebagai Kepala Sekolah yang sulit ditemui ini tampak begitu santun dan bersikap sangat merendah. Rautnya penuh guratan kesedihan. Meski ditutupi dengan senyuman, hal itu tak mampu membohongi dirinya sendiri.
     Didampingi Waka Kurikulum, Wijayanti dan Waka Humas, Iqbal, Samsuri menceritakan banyak hal tentang sekolahnya di hadapan Ketua Komisi 4, Sobih Asrori, Wakil Ketua, Ayub, Anggota, Soleh dan Mahdi Haris.
    Cerita panjang ia sampaikan terkait proses belajar mengajar di SMKN 1 Rembang termasuk pembiayaan yang saat ini berdasar SE Gubernur SPP ditetapkan sebesar Rp. 135 ribu. Sekolah melalui komite juga menambahkan 65 ribu untuk memenuhi kebutuhan GTT yang berjumlah 23 orang serta pembiayaan untuk kegiatan ekstra.
     Lepas dari itu, ia mengatakan jika selama ini para siswa siswi dalam kesehariannya sangat tawadhuk. Mereka ketemu guru juga selalu salaman sambil mencium tangan, sikapnya juga santun.

Samsuri, Kepsek SMKN 1 Rembang

    Pada demo yang ternyata memampang pamflet dengan tulisan tak senonoh membuat Samsuri kaget. Ia tak menyangka siswa siswinya yang selama ini baik mendadak menjadi brutal dan buruk.
     Curiga ada aktor yang menggerakkan. Itu yang ia sampaikan di hadapan Komisi 4.
     “Saya kaget siswa siswi bisa melakukan demo seburuk itu, biasanya mereka sangat tawadhuk. Ada apa ini, siapa aktor dibalik itu, “ungkap Samsuri.
     Samsuri sendiri saat ditanya siapa yang dicurigai sebagai aktornya, ia menegaskan bahwa ia tidak tahu. Namun ia sepertinya tidak punya keberanian untuk melakukan langkah hukum termasuk mencari sang aktor.

Komnas anak, Daniel

    Sementara itu, Daniel dari Komnas anak yang juga hadir dalam pertemuan itu berjanji akan mengungkap dalang dari aksi demo tak bermoral yang terjadi di SMKN 1 Rembang. Bahkan menurut Daniel, jika terbukti dalam demo itu si aktor memanfaatkan anak demi kepentingannya sendiri, ia mengaku siap melibasnya.
“Jika ada ekploitasi anak untuk kepentingan pribadi kita akan polisikan. Segera kita proses masalah ini, “ujarnya. (Lis)

Sudah dibaca : 299 Kali