Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hukum // Kriminal // Peristiwa

Minim Bukti, Polisi Kesulitan Ungkap Motif Pelemparan Bom Di Kantor LSM Penjara

   Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Oktober 8, 2018

Polisi saat datangi TKP pelemparan bondet

Pasuruan, Pojok Kiri
     Kasus pelemparan bom ikan atau yang biasa disebut bondet di kantor LSM Penjara pada Sabtu (06/10) hingga kini belum diketahui apa motif dan siapa pelakunya. Hal ini diakui Kasat Reskrim Polres Pasuruan, AKP Budi Santoso saat dikonfirmasi Pojok Kiri di ruang kerjanya, Senin (08/10).
    Kasat mengatakan, pihaknya kesulitan untuk mengungkap kasus tersebut karena minimnya barang bukti.
     “Usai kejadian, serpihan bondet dan pecahan kaca langsung disapu oleh pemilik warung yang juga pembantu di kantor LSM Penjara itu. Selain itu, saat kejadian juga minim saksi, “kata Kasat.
    Namun demikian, AKP Budi Santoso mengaku terus melakukan penyelidikan atas kasus ini.
    Terpisah, Hanan ketua DPD Jatim LSM Penjara mengaku tetap meminta kepada polisi untuk mengungkapnya. Ia juga mengaku hingga kini dirinya selaku pelapor termasuk saksi juga belum ada pemanggilan.
    “Kalau barang bukti memang minim, tapi ini sudah kewajiban polisi untuk mengungkapnya. Apalagi hingga saat ini, saya selaku pelapor termasuk saksi yang punya warung juga belum dimintai keterangan. Harusnya kita ini ditanya, “ujar Hanan.
   Seperti diketahui, Sabtu dini hari (06/10) sekira pukul 12.45 WIB, salah satu kantor LSM yang selama ini dikenal sangat ktitis, yakni LSM Penjara Indonesia yang berada di Kejayan mendapat teror. Aksi teror itu berupa pelemparan bom ikan atau yang dikenal dengan Bondet. Akibat pelempatan bondet itu, kaca jendela Kantor LSM penjara mengalami pecah. (isb/lis)

Baca Juga :  Peduli Bencana Palu, Arek Mapalupas Galang Dana

Sudah dibaca : 214 Kali