Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hot // Hukum // Pemerintahan

KPK Lakukan OTT Pejabat Pemkot Pasuruan #Walikota Ikut Diperiksa

   Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Oktober 4, 2018

Walikota Pasuruan, Setiyono

Pasuruan, Pojok Kiri
    Kabar mengejutkan datang dari Kota Pasuruan, pagi kemarin, Kamis (04/10) sekira pukul 06.30 WIB sebanyak Empat orang pertugas KPK menggeledah sejumlah ruangan, diantaranya ruangan kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), kantor ULP serta ruang Walikota. Tak hanya digeledah, sejumlah ruangan itu juga disegel oleh KPK.
    Selain penggeledahan dan menyegelan, KPK juga membawa sejumlah orang untuk diperiksa, diantaranya ada  Dwi Fitri Nurcahyo pelaksana harian Kadis PUPR, Kadis Koperasi dan Bendahara, seorang rekanan dan Walikota.
    Ada catatan sebagaimana disampaikan Humas KPK Jakarta sebagaimana dilangsir banyak media. Turunnya KPK ke Pasuruan ini berkaitan dengan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
    Informasi menyebut, OTT ini terjadi terkait proyek Di Dinas Koperasi dan UKM.
    Sejauh ini memang belum ada keterangan resmi dari KPK bagaimana OTT ini dilakukan, serta siapa sebenarnya yang tertangkap pertama.
    Namun ada bocoran dari sumber terpercaya, awal penangkapan ini dimulai adanya sorang rekanan asal Nguling bernama H. Muhdor yang disebut ingin mendapatkan proyek di Dinas Koperasi UKM itu.
    H. Muhdor ini kemudian menghubungi perantara bernama Wahyu yang merupakan pekerja harian lepas (PHL) dan Hendrik orang Dispenda. Oleh Dua orang ini kemudian diarahkan ke Dwi Fitri Nurcahyo pelaksana harian Kadis PUPR.
    Informai sumber, H. Muhdor kemudian menyerahkan uang yang disebut oleh KPK senilai Rp. 120 juta. Uang ini lalu dibawa Dwi yang konon akan diberikan ke Walikota.
     Namun sebagaimana cerita sumber, saat ditanya KPK, Walikota mengaku tidak tahu. Sedang Dwi mengakui jika uang itu untuk Walikota.
    Kronologi OTT ini sejauh ini masih belum bisa dipastikan kebenarannya sebelum ada rilis resmi dari KPK. (Lis)

Baca Juga :  Kelola Uang Barang Bukti, Kejaksaan Gandeng Bank Mandiri
Sudah dibaca : 289 Kali