Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Peristiwa // Wisata

Desa Oro-oro Ombo Selamatan #Gelar Karnaval dan Nanggap Ludruk

   Pojok Kiri Pasuruan    Pada: Oktober 1, 2018

Kades Hariyono bersama istri saat ikut dalam pawai budaya

Pasuruan, Pojok Kiri
    Dalam rangka selamatan desa serta memperingati ulang tahun Kabupaten Pasuruan yang ke 1089, Minggu (30/09), pemerintah desa Oro-Oro Ombo Kulon, Kecamatan Rembang menggelar kirab tumpeng dan pawai budaya berupa karnaval.
    Kegiatan ini sebagaimana dikatakan Kades Oro-Oro Ombo Kulon, Hariyono, merupupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan di desanya.
     Pawai budaya desa itu mendapat apresiasi dan disambut antusias warga. Tak hanya yang datang untuk menonton yang jumlahnya ribuan. Pesertanya juga sangat membludak yang mencapai 1500 peserta.
     Para peserta yang ikut dalam pawai itu berasal dari 8 Dusun yang ada di Desa Oro-Oro Ombo Kulon, yakni Dusun Nganglang, Tamanan, Watulunyu, Pekebo, Denggung, Selotumpang, Kedunglembu, dan Dusun Beraan.
    Kades Hariono menegaskan, penyelenggaraan kegiatan selamatan desa dan pawai budaya karbaval ini dimaksudkan untuk menumbuhkan rasa kebersamaan warganya agar bisa lebih cinta kepada desa serta ikut berpartisipasi dalam pembangunan desa.
    Dalam acara itu, Hariyono juga mengaku ingin mengenalkan desanya, jika di desanya ini merupakan salah satu desa Di Rembang yang juga menjadi sentra produksi mangga alpukat atau klonal 21.
    “Biar semua tahu kalau Desa Oro-Oro Ombo Kulon ini juga salah satu sentra pertanian mangga alpukat. Jadi melalui acara ini semoga desa kami lebih dikenal, masyarakat juga lebih sejahtera, “tukas Hariyono.
    Malam harinya, untuk menghibur warga, di acara selamatan desa, Hariyono menutupnya dengan pagelaran ludruk Karya Baru dari Mojokerto. (isb)

Baca Juga :  Puasa Ngadem Di Alun-Alun Bangil Sambil Pelukan Memang Enak

Sudah dibaca : 110 Kali