Baca di smartphone, unduh aplikasinya : 

HOME // Hot // Hukum

Kejari Kabupaten Pasuruan Responsif Tindaklanjuti MoU Antara APIP dan APH Dalam Rangka Penanganan Pengaduan Masyarakat Terkait Indikasi Korupsi

Pojok Kiri Pasuruan
20 September 2018

Alur pengaduan masyarakat

Pasuruan, Pojok Kiri
    Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pasuruan melangkah cepat dalam menindaklanjuti nota kesepahaman (MoU) yang sudah di tandatangani oleh Bupati Pasuruan, Kapolres Dan Kajari pada acara MoU serentak di Gedung Grahadi Gubernuran Jatim pada Selasa (18/09) lalu.
    MoU serentak itu selain dilakukan oleh Kejari Kabupaten Pasuruan dengan Bupati dan Kalpolres, juga dilakukan oleh seluruh Kejari se Jawa Timur serta Kajati Jatim beserta Gubernur dan Kapolda.
    Sementara, sebagai tindaklanjut MoU itu, Kejari Kabupaten Pasuruan, Kamis (20/09) mengundang Bupati dan Kapolres untuk membuat persetujuan mengenai langkah riil teknis yang akan diterapkan dalam penanganan pengaduan masyarakat terkait indikasi korupsi.
    Dalam kesempatan itu, Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Pasuruan, Denny Saputra yang diberikan waktu untuk melalukan paparan teknis menjelaskan, untuk pengaduan masyarakat terkait korupsi langkahnya bisa ke Aparatur Pengawas Internal Pemerintah (APIP), juga bisa ke Aparatur Penegak Hukum (APH), meliputi Polisi dan Jaksa.
    Langkah selanjutnya, terang Denny, siapapun yang menerima pengaduan, nantinya pengaduan itu tetap dibahas bersama antara jaksa, polisi (APH) dan inpektorat (APIP).
    “Intinya kita semua yang terlibat dalam MoU jangan ada yang ditutupi. Jika ada pengaduan ke APIP harus segera dibicarakan bersama. Jangan karena teman sendiri, merasa ga enak lalu dilindungi. Ini akan jadi masalah di belakang hari karena sudah ada kesepakatan bersama, “tukas Denny.
    Di kesempatan itu, Kajari Kabupaten Pasuruan, H. Moh. Noor HK, SH, MH dalam sambutannya berharap melalui MoU ini bisa terjalin sinergitas antara APIP dan APH guna melayani laporan pengaduan masyarakat yang sesuai dengan MoU.

    Seirama dengan Kajari, Bupati Pasuruan, melalui Pejabat sementara, Abdul Hamid dan Kapolres AKBP Raydian Kokrosoni, SIK menyambut dengan apresiatif langkah cepat Kejari untuk menindaklanjuti MoU penanganan pengaduan masyarakat yang sudah dilakukan oleh Kajagung, Kapolri dan Mendagri. Mereka sama-sama-sama yakin dengan MoU ini akan terjalin kuat sinergitas terkait penanganan kasus Korupsi di Kabupaten Pasuruan. (Lis)

Sudah dibaca : 319 Kali